Kemendag cetak milenial Sumatera Barat jadi pengusaha

Kemendag cetak milenial Sumatera Barat jadi pengusaha

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat menggelar konferensi pers hasil final TEI 2018 di Jakarta, Jumat. (ANTARA News/ Sella Panduarsa Gareta)

Di era revolusi industri 4.0, generasi muda jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus terlibat dan dapat memanfaatkan apa yang dihasilkan di era ini. Pemerintah berkomitmen untuk mendorong dan memfasilitasi agar tujuan ini dapat tercapai
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan bahwa instansinya akan terlibat secara langsung untuk mencetak generasi muda Sumatra Barat menjadi pengusaha.

“Di era revolusi industri 4.0, generasi muda jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus terlibat dan dapat memanfaatkan apa yang dihasilkan di era ini. Pemerintah berkomitmen untuk mendorong dan memfasilitasi agar tujuan ini dapat tercapai," kata Enggar lewat keterangannya diterima di Jakarta, Jumat.

Hal ini disampaikan Mendag saat menyampaikan kuliah umum di Politeknik Negeri Padang di Gedung Politeknik Universitas Andalas, Sumatra Barat.

Di depan 2.500 mahasiswa, Mendag menyampaikan, revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan kecerdasan buatan sudah di depan mata.

"Perlu ada perubahan dalam dunia usaha karena banyak terjadi perubahan- perubahan dalam bidang usaha. Revolusi industri berkembang menjadi besar dan generasi muda harus bersiap," tandasnya.

Mendag juga memberikan pesan kepada para mahasiswa untuk tetap menjaga kejujuran dan konsistensi dalam menjalankan usahanya.

"Kedua hal tersebut penting dan merupakan modal untuk menjadi pengusaha," imbuh Mendag.

Menurut Mendag, Sumatra Barat memiliki budaya yang kaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Ada juga potensi pariwisata dan kulinernya yang dapat mendunia.

"Budaya Sumatra Barat inilah yang mengantarkan Indonesia mendapat penghargaan di China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2018 di Nanning, China. Paviliun Indonesia mengusung tema budaya minang dan menampilkan ragam budaya dari Minang," kata Mendag bangga.

Keberhasilan itu, lanjut Mendag, berkat dukungan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno sehingga keikutsertaan Indonesia dalam CAEXPO dapat berjalan dengan sangat baik.

Kuliah umum di Politeknik Negeri Padang digelar bersamaan dengan penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah Badan Pengurus Daerah (Rakerda BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatra Barat. Tema yang diusung adalah “Peluang dan Tantangan Generasi Milennial dalam Menyambut Perkembangan Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0".

Baca juga: Jelang Natal, Mendag minta kepala dinas kawal persediaan barang pokok

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kaum ibu di Batang produksi jamu milenial

Komentar