counter

Laporan dari London

Investor Portugal tertarik potensi pelabuhan Indonesia

Investor Portugal tertarik potensi pelabuhan Indonesia

Illustrasi: Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (12/11/2018). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki sumber daya manusia yang melimpah, pertumbuhan ekonomi yang stabil, jumlah masyarakat menengah yang besar
London (ANTARA News) - Investor Portugal tertarik dengan potensi pelabuhan Indonesia yang merupakan negara maritim dengan sumber daya manusia melimpah, pertumbuhan ekonomi yang stabil, dan jumlah masyarakat menengah yang besar.

Hal itu disampaikan Atase Perhubungan KBRI London, Lollan Panjaitan, dalam Seminar Ports and Internationalization Engineering Opportunities in Indonesia yang diadakan KBRI Lisabon, di Lisabon, Portugal.

Fungsi Ekonomi KBRI Lisabon, Dewi Ratna Asih, kepada Antaranews London, Senin, mengatakan seminar tersebut merupakan hasil kerja sama  KBRI Lisabon dengan asosiasi insinyur yang berpengaruh di Portugal, PROFORUM. Seminar dihadiri ratusan investor Portugal yang bergerak di sektor pelabuhan.

Sebagai jembatan informasi antara keingintahuan investor Portugal dan realita investasi di Indonesia, KBRI Lisabon menghadirkan PT Samudera Indonesia sebagai perwakilan dari pelaku usaha pelabuhan di Indonesia dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai perwakilan dari Pemerintah Indonesia.

"Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki sumber daya manusia yang melimpah, pertumbuhan ekonomi yang stabil, jumlah masyarakat menengah yang besar," ujar Lollan Panjaitan.

Dikatakannya adanya ketimpangan pembangunan antara wilayah Indonesia Barat dan Timur mendorong Pemerintah Indonesia untuk menggalakkan pembangunan infrastruktur pelabuhan yang dapat menghubungkan titik-titik pembangunan Indonesia.

Sementara itu Kepala Riset Ekonomi PT Samudera Indonesia, Ibrahim Kholilul Rohman, mengatakan dari perspektif pelaku bisnis pihaknya juga melihat potensi besar untuk berbisnis pada pelabuhan di Indonesia.

"Samudera Indonesia merupakan satu-satunya perusahaan swasta yang membangun serta mengembangkan dan mengoperasikan pelabuhan peti kemas di Indonesia," katanya.

Menurut Ibrahim, berdasarkan pengalaman PT Samudera Indonesia, tata kelola pelabuhan yang efisien akan membantu pengembangan diversifikasi ekonomi, penyerapan tenaga kerja, penurunan harga-harga barang, dan peningkatan volume perdagangan.

Investor Portugal menjadikan ajang ini tidak hanya untuk mencari peluang investasi, tetapi juga sebagai wadah diskusi mengenai pengalaman dari Indonesia. Para investor Portugal didorong untuk melakukan ekspansi seperti halnya bangsa Portugis pada masa eksplorasi di abad ke-16.

Duta Besar RI untuk Portugal, Ibnu Wahyutomo, mendorong agar lebih banyak lagi perusahaan Portugal yang berbisnis di Indonesia. Indonesia dan Portugal sama-sama merupakan negara maritim, perlu ada peningkatan kolaborasi antara perusahaan Indonesia dan perusahaan Portugal untuk meraih manfaat bersama yang nyata.

Baca juga: Kemenhub sebut tujuh pelabuhan berpotensi dikerjasamakan dengan swasta

 

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar