counter

Wisata mancing nasional diusung Kalsel kembangkan pariwisata

Wisata mancing nasional diusung Kalsel kembangkan pariwisata

Warga memperlihatkan ikan kakap putih usai memancing di pantai wisata Kampung Jawa. Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Selasa (26/3). Pantai Wisata Kampung Jawa semakin ramai dikunjungi wisatawan dengan hoby memancing. (FOTO ANTARA/Ampelsa)

Tujuan lomba ini adalah untuk menggalakkan olahraga memancing yang kini semakin banyak diminati oleh berbagai kalangan dari berbagai daerah
Banjarmasin, (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mengembangan dan menggalinpotensi pariwisata daerah itu, antara lain dengan memperkenalkan olahraga memancing nasional.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, Yuyu Rahmad Mulyana di Banjarmasin, Senin, mengatakan, saat ini seluruh dinas di Pemprov Kalsel, terus berupaya untuk mengadakan berbagai kegiatan yang mampu mendatangkan wisatawan ke provinsi ini.

"Salah satu kegiatan yang telah kami lakukan adalah lomba memancing nasional," katanya.

Kegiatan tersebut, kata dia, mendapatkan sambutan yang tidak terduga, di mana jumlah peserta lomba yang memerlukan kesabaran tersebut membludak.

Menurut dia, tidak kurang dari 600 orang pecinta olahraga memancing, turut berpartisipasi dalam Lomba Mancing Nasional 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, di Desa Muara Jejangkit, Barito Kuala, Sabtu (15/12).

Yuyu mengatakan tujuan lomba ini adalah untuk menggalakkan olahraga memancing yang kini semakin banyak diminati oleh berbagai kalangan dari berbagai daerah.

Terbukti, dari 600 peserta yang mendaftarkan diri untuk ikut lomba, tidak hanya pemancing dari Kalsel, tetapi para pemancing daerah lain pun juga ikut serta dalam lomba tersebut.

Ada sejumlah kategori yang dipertandingkan yaitu pakaian terunik, paling pertama mendapatkan ikan serta paling banyak dapat ikan dan paling berat mendapatkan ikan.

Para pemenang mendapatkan piala Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan juga mendapatkan uang pembinaan dengan total Rp100 juta.

"Karena jumlah peserta yang membludak, untuk arena pemancingan kami bagi dalam enam sektor. Setiap sektor diisi 115 orang pemancing," katanya.

Dia mengatakan ada juara setiap sektor yang berhak melanjutkan ke babak selanjutnya hingga ke final menyisakan 20 orang pemancing. Peserta juga bebas menggunakan umpan dan piranti pancing.

"Tapi kalau terbukti curang menggunakan peralatan yang dilarang maka akan langsung kami diskualifikasi," katanya.

Ia mengharapkan dengan digelarnya lomba mancing tersebut dapat menjalin silaturahim antarpara pemancing dan mengangkat citra wisata Kalsel.

Dia mengharapkan ajang seperti ini berkelanjutan setiap tahunnya, sehingga berbagai potensi wisata alam Kalsel, akan semakin dikenal secara luas.

Pemenang pertama lomba mancing nasional tersebu diraih oleh Kusumawandi dari Barito Kuala dengan nomor peserta 0141 untuk kategori ikan paling banyak.

Sedangkan juara kedua oleh Johan dari Banjarmasin dengan nomor peserta 0568 dengan kategori berat ikan 0,065 gram dengan jumlah ikan 1 ekor.

Juara ketiga oleh Erpanja dari Barito Kuala dengan nomor urut 0247 kategori berat ikan 0.060 gram dengan jumlah ikan 5 ekor.

Baca juga: Kalsel Miliki Keunikan Pariwisata

Baca juga: Indonesia diarahkan jadi destinasi wisata mancing dunia

Baca juga: Pantai Sarangtiung Kotabaru dipadati wisatawan domestik

Baca juga: Kabupaten Tapin kenalkan objek wisata di Kalsel Expo

Pewarta: Ulul Maskuriah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Muna Barat gali potensi Wisata Alam Wakante

Komentar