BI pertahankan bunga acuan enam persen Desember 2018

BI pertahankan bunga acuan enam persen Desember 2018

ILUSTRASI - BI (Bank Indonesia). (ANTARANews/Ferliansyah)

Jakarta (ANTARA News) - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" sebesar enam persen pada rapat dewan gubernur periode Desember 2018 untuk mempertahankan daya tarik instrumen keuangan domestik dan menurunkan defisit transaksi berjalan.

"Kenaikan suku bunga ini juga untuk mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik termasuk pergerakkan suku bunga global dalam beberapa bulan ke depan," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Bank Sentral memandang terjadinya perubahan kebijakan suku bunga acuan Bank Sentral AS The Federal Reserve pada 2019, setelah sinyalemen yang dikemukakan Gubernur The Fed Jerome Powell pada rapat Komite The Fed pada 19 Desember 2018 waktu setempat. Kenaikan suku bunga The Fed diperkirakan BI terjadi dua kali dari sebelumnya tiga kali pada tahun depan.

"Ekonomi AS yang kuat tahun ini diperkirakan akan mengalami konolidasi di 2019. Hal itu menurunkan kecepatan kenaikan suku bunga 'Fed Fund Rate' tahun depan," kata Perry.
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Jokowi harap Indonesia seperti Tom Hanks dalam "Cast Away"

Komentar