counter

China dan tiga negara anggota ASEAN rampungkan patroli bersama

China dan tiga negara anggota ASEAN rampungkan patroli bersama

Perdana Menteri China Li Keqiang (tengah) didampingi Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi (kiri) dan Singapore's Permanent Representative to ASEAN Tan Hung Seng meluncurkan secara simbolis peringatan 15 tahun hubungan kemitraan strategis ASEAN-China di kantor Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin (7/5/2018). (ANTARA /Sigid Kurniawan)

Beijing (ANTARA News) - China bersama tiga negara anggota Perhimpunan Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) merampungkan patroli bersama di Pelabuhan Guanlei, Provinsi Yunnan, Jumat (21/12).

Enam unit kapal perang dan 126 aparat penegak hukum dari China, Laos, Myanmar, dan Thailand telah menjelajahi lebih dari 500 kilometer wilayah perairan selama empat hari dalam latihan bertajuk "Patroli Bersama Sungai Mekong ke-77" itu.

Selain itu sebanyak 13 unit kendaraan, 32 petugas, dan kendaraan kargo 20 ton turut dilibatkan dalam misi inspeksi di samping menjalankan latihan penanggulangan terorisme, praktik keterampilan polisi, dan kampanye antinarkoba.

Baca juga: Pengamat: Asean-China bekerja keras kelola situasi LCS

Baca juga: ASEAN-China latihan militer bersama


Pertemuan yang membahas tentang pertukaran informasi sudah digelar di Chiang Saen, Thailand, demikian laporan media resmi China, Sabtu.

Patroli bersama tersebut dimulai sejak Desember 2011 setelah sekelompok gang membajak dua kapal kargo dan membunuh 13 pelaut China di perairan wilayah Thailand pada 5 Oktober 2011.

Sungai Mekong yang dalam bahasa China disebut dengan Sungai Lancang merupakan lalu lintas perairan yang sangat vital bagi kapal-kapal China, Laos, Myanmar, Thailand, Kamboja, dan Vietnam.

 

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Menyusuri jejak Saad bin Abi Waqash di daratan China

Komentar