Sabyan luncurkan buku kisahkan perjalanan karir

Sabyan luncurkan buku kisahkan perjalanan karir

SABYAN GAMBUS HIBUR SANTRI Vokalis Sabyan Gambus Nissa Sabyan menghibur ribuan santri saat Puncak perayaan Hari Santri Nasional 2018 di lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/10/2018). Acara yang dihadiri santri dari berbagai daerah tersebut dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-3. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama.

 Surabaya  (ANTARA News) - Grup musik beraliran religi Sabyan meluncurkan buku yang mengisahkan perjalanan karirnya sejak awal dibentuk hingga saat ini.

"Syukurlah hari ini impian kami memiliki buku terwujud dan bisa menyapa sahabat semuanya," ujar personel Sabyan, Ayus, di sela peluncuran buku di Gramedia Expo Surabaya, Minggu.

Selain Ayus, turut hadir pada peluncuran buku berjudul "Sabyan" (Kisah Fenomenal Anak Gambus Milenial) tersebut seluruh personel, yaitu Khoirunnisa atau Nissa (vokalis), Sofwan Yusuf atau Wawan (perkusi), Kamal (gendang), Tubagus Syaifulloh atau Tebe (biola), dan Anisa Rahman (vokal pendamping).

Sabyan adalah grup musik gambus yang membawakan lagu-lagu Islami populer, antara lain Deen Assalam, Ya Jamalu, Ya Habibal Qolbi, Ya Asyiqol Musthofa, Ya Maulana dan beberapa lagu bernada selawat lainnya.

Buku yang dikemas dalam bentuk novel dengan bahasa anak muda sehari-hari itu ditulis oleh Muthia Esfand bekerja sama dengan RANS Publisher di bawah manajemen Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Ayus yang di grup juga sebagai "leader" mengakui pihaknya sudah lama ingin berbagi cerita tentang perjalanan dan pengalaman Sabyan sejak awal yang mudah dibaca kapanpun.

Terlebih, kata dia, selama ini selalu mendapat pertanyaan tentang bagaimana Sabyan didirikan dan apa saja yang telah dilalui selama berkarya.

"Semoga buku ini menginspirasi dan Sahabat Sabyan (sebutan penggemar Sabyan), menerima dengan positif," ucap personel yang memainkan keyboard tersebut.

Sementara itu, penulis buku Sabyan, Muthia Esfand bersyukur dan bangga buku sudah diluncurkan serta diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi banyak pihak.

"Buku ini saya tulis selama tiga bulan dan sekarang diluncurkan di Surabaya. Meski bahasanya anak muda, tapi harapannya bisa diterima semua kalangan," katanya.

Manajer Operasional RANS Publisher itu beralasan bahwa Sabyan layak ditulis di dalam buku karena menariknya kisah serta fenomenalnya grup yang didirikan pada 2015 tersebut.

Baca juga: Sabyan ucapkan duka cita untuk korban tsunami
Baca juga: Sabyan konser di Korea Selatan Maret 2019
Baca juga: Wapres JK kagumi Nisya Sabyan

 

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar