Tembus satu juta penonton, film "Milly & Mamet" gelar syukuran

Tembus satu juta penonton, film "Milly & Mamet" gelar syukuran

Para pemain serta tim produksi film "Milly & Mamet" menggelar acara syukuran menyambut perolehan satu juta penonton di kawasan Thamrin, Jakarta, Senin (31/12/2018). (ANTARA News/Yogi Rachman)

Jakarta (ANTARA News) - Film "Milly & Mamet" arahan sutradara Ernest Prakasa sukses meraih satu juta penonton dalam waktu 11 hari penayangan. Para pemain dan kru dari film "Milly & Mamet" pun mengadakan syukuran untuk menyambut keberhasilan tersebut.

"Barusan sudah dapat angkanya 1.008.119 penonton dalam 11 hari tayang. Alhamdulillah saya bersyukur tentunya mau mengucapkan terima kasih kepada seluruh penonton yang mau meluangkan waktu dan biaya. Kita siapkan film ini untuk keluarga dan memang ini sangat komplit komedinya sangat pecah," ucap Chand Parwez selaku produser film "Milly & Mamet" dalam acara syukuran di kawasan Thamrin, Jakarta, Senin.

Film spin-off dari "Ada Apa Dengan Cinta" ini bahkan mampu bersaing dengan deretan film mancanegara yang tayang selama bulan Desember. Mengetahui hal ini, Dennis Adhiswara sebagai pemeran Mamet pun mengaku bangga.

Dia tidak menyangka karakter Mamet bisa berevolusi dalam bentuk cerita film panjang dengan permasalahan yang menurutnya jauh lebih kompleks dibandingkan di film "Ada Apa Dengan Cinta".

"Dulu ketika saya ditawarkan film "Milly & Mamet", saya bingung ini mau diapain lagi karena saya di film AADC itu cuma nyetir doang," kata Dennis Adhiswara.

"Tapi ternyata begitu dikasih naskah dan saya kaget. Itu bukan sekedar naskah tapi cermin yang terbuat dari kertas," ujarnya menambahkan.

Film "Milly & Mamet" tayang perdana di bioskop Indonesia pada tanggal 20 Desember 2018. Film ini dibintangi oleh Sissy Priscillia, Roy Marten, Dinda Kanya Dewi, Tieke Priatnakusumah, dan masih banyak lainnya.

Baca juga: Ernest Prakasa pertimbangkan berhenti jadi aktor

Baca juga: Bolak-balik tawa dan haru di film "Milly & Mamet"

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar