Ringgo Agus komentari kasus prostitusi daring Vanessa Angel

Ringgo Agus komentari kasus prostitusi daring Vanessa Angel

Aktor Ringgo Agus saat ditemui usai konferensi pers syukuran syuting perdana “Koki-koki Cilik 2” di Jakarta, Selasa (8/1) (ANTARA News/Anggarini Paramita)

Jakarta (ANTARA News) – Aktor Ringgo Agus menilai bahwa perempuan yang terlibat dalam kasus prostitusi daring—seperti halnya Vanessa Angel—tidak diperlakukan secara adil terutama dalam penyebutan identitas dalam pemberitaan di media.

Baca juga: Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila minta maaf

“Gue heran ketika ada berita bagaimana perempuan meminta maaf di depan media. Namanya bisa dijelaskan secara rinci bahkan apa pekerjaannya. Sedangkan, kita tahu untuk nama laki-laki pemesannya (pemgguna jasa prostitusi) hanya inisial, yang katanya pengusaha,” kata Ringgo saat ditemui usai konferensi pers syukuran syuting perdana “Koki-koki Cilik 2” di Jakarta, Selasa. 

Menurutnya, seharusnya keadilan itu berlaku untuk kedua belah pihak, baik lelaki dan perempuan yang terlibat dalam penggebrekan kasus prostitusi daring pada Sabtu (5/1) lalu. 

“Kalau mau adil itu dibuka semua dong. Mulai dari mucikari hingga pengusaha pemesannya. Kesannya kenapa sih hanya satu sisi dibongkar, tapi di satu sisi lain nggak. Kan, pelakunya nggak cuma satu orang,” katanya. 

Suami Sabai Morscheck ini mengaku tidak mengenal dekat Vanessa Angel. 

“Gue tahu orangnya yang mana. Tapi, beda circle-nya. Gue itu banyak di rumah main sama Borjka. Gue culun lah dan gue enggak tahu dunia gaul,” katanya. 

Ringgo juga berpendapat Vannessa Angel sebaiknya meminta maaf kepada keluarga daripada meminta maaf kepada publik.

Baca juga: Polisi gelar perkara kasus prostitusi artis

“Dia enggak salah sama gue. Lebih baik minta maaf ke orang tuanya. Kan, dia enggak bikin salah apa pun sama gue,” katanya. 

Baca juga: Lewat Jane Shalimar, Vanessa Angel ceritakan kronologi penangkapan dirinya

Pewarta: Anggarini Paramita
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KILAS BALIK 2019-JANUARI: Dari kasus prostitusi online hingga wafatnya Bapak Satpam Indonesia

Komentar