Basarnas temukan ABK nelayan hilang di Sorong Selatan dalam kondisi meninggal

Basarnas temukan ABK nelayan hilang di Sorong Selatan dalam kondisi meninggal

Produksi Ikan Turun Seorang pekerja mengumpulka ikan yang akan dijual di Sorong, Papua Barat, Kamis (24/1). Akibat cuaca buruk masih terjadi di laut lepas bagian utara Pulau Papua mengganggu pelayaran dan nelayan dan membuat produksi tangkapan ikan nelayan menurun. (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)

Setiba KN SAR Baladewa di Pelabuhan Perikanan Kota Sorong pukul 16.00 WIT jenazah korban langsung dijemput keluarga untuk dimakamkan
Sorong,  (ANTARA News) - Tim Pencarian Kantor SAR Kelas B Sorong, Provinsi Papua Barat akhirnya menemukan Wino (25), anak buah kapal (ABK) nelayan yang dilaporkan hilang terjatuh dari atas kapal di perairan Kabupaten Sorong Selatan, pada Minggu (6/1) 2019, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas B Sorong, Emi Frizer, di Sorong, Rabu mengatakan korban Wino adalah ABK KM Ratu Bahari 01 yang dilaporkan jatuh dari kapal di Perairan Tanjung Sari, Kecamatan Inanwatan, Kabupaten Sorong Selatan pada 6 Januari lalu.

Dia mengatakan, korban ditemukan terapung dalam kondisi sudah tidak bernyawa oleh tim SAR gabungan pada pukul 08.50 WIT di Perairan Sorong Selatan pada koordinat 2 09` 41" S - 131 48` 600" E.

Menurut dia, saat ditemukan jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim pencarian menggunakan Kapal Kantor SAR Sorong KN SAR Baladewa dari lokasi ditemukan ke Pelabuhan Perikanan Kota Sorong.

"Setiba KN SAR Baladewa di Pelabuhan Perikanan Kota Sorong pukul 16.00 WIT jenazah korban langsung dijemput keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.

Ia menyampaikan, kapal nelayan Ratu Bahari 01 tersebut berangkat dari dermaga perikanan Kota Sorong dengan enam orang ABK guna menangkap ikan di perairan Kabupaten Sorong Selatan pada Minggu (6/1).

Dalam pelayaran itu, kata dia, korban Wino ABK kapal tersebut dilaporkan jatuh dari atas kapal akibat gelombang di perairan Sorong Selatan pada koordinat 02 09` 00"S - 131? 45 00" E . Heading 145  Radial 80 NM.

"Laporan kecelakaan laut tersebut diterima oleh Kantor SAR Sorong langsung dari nahkoda kapal Kapal nelayan Ratu Bahari 01. Tim  langsung melakukan pencarian hingga menemukan korban pada hari ketiga pencarian," demikian Emi Frizer.

Baca juga: Cuaca ekstrem, nelayan Sorong takut melaut

Baca juga: BMKG Sorong imbau nelayan waspadai ombak besar

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar