Ketua PMI Banten sambut PMR Korea Selatan

Ketua PMI Banten sambut PMR Korea Selatan

Hari Anak Nasional Tangsel Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang juga Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany (kiri) memberikan bingkasan kepada seorang anak berkebutuhan khusus yang dirawat di RSUD TANGSEL, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (13/8). Pemberian bingkisan kepada anak sakit ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Anak Nasional yang dilakukan oleh PMI Tangsel yang bekerjasama dengan Yayasan Sayap Ibu Banten. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Tangerang (ANTARA News) - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah, menyambut puluhan peserta Palang Merah Remaja (PMR) Korea Selatan yang akan melakukan kegiatan bakti sosial di beberapa sekolah di Kota Tangerang Selatan, Kamis.

Tatu mengatakan, Kunjungan PMR Korsel tersebut, selain melakukan kegiatan bakti sosial dan layaan sukarela juga akan melakukan pertukaran budaya bersama PMR Kota Tangerang Selatam di tujuh sekolah yang sudah dipilih.  

"Mereka akan memberikan dukungan perbaikan sarana prasarana sekolah, kerja bakti di sekolah, penanaman pohon, pembuatan biopori, dan penguatan relawan Kota Tangerang Selatan," katanya.

Tatu mengapresiasi PMI Pusat yang telah mendorong puluhan PMR Korea Selatan dalam melakukan kunjungan ke Kota Tangerang Selatan. 

Tatu menjelaskan, pengurus PMI Banten terus melakukan pembinaan terhadap para relawan melalui berbagai metode yang  menyesuaikan dengan kondisi perkembangan Zaman.  

"Saat ini, tercatat 17.470 anggota PMR Banten yang tersebar di delapan Kabupaten/Kota," katanya.

Selain pembinaan, Tatu menambahkan, PMI juga akan melakukan  evaluasi dalam rangka pengembangan PMR, sebab PMI di Tangerang Selatan baru memiliki relawan PMR di 73 dari 325 sekolah.

"Data itu update  dari Oktober 2018, Jadi baru sekitar 23 persen sekolah di Tangerang Selatan yang mempunyai PMR," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan, relawan PMI setempat akan menyerap ilmu dalam kegiatan tersebut.  

"Jumlah PMR Korea Selatan sebanyak 49 orang, yang masih di tingkat SMP 13 orang, SMA 21 orang, 16 orang dari mahasiswa, dan staf," katanya.

Ia juga menambahkan, peserta tersebut juga akan melakukan sosialisasi tentang kesehatan, sekolah aman, dan pertukaran budaya.   "Kalau ada sekolah yang rusak mereka juga akan turut membangun," katanya.

Airin berharap, PMI Tangerang Selatan harus mampu memberikan  kesan yang positif, maupun pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan para peserta.

"Mudah-mudahan kami bisa memberikan kesan yang baik untuk anak-anak dari Korea Selatan," katanya. 

Dalam penyambutan tersebut, selain Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diani, turut hadir Wakil Wali Kota setempat, Benyamin Davnie, Dosen Chungnam National University, Park Chanin, dan sejumlah relawan PMI Tangerang Selatan.

Baca juga: Pemprov Banten minta PMI bentuk UTD Pandeglang
Baca juga: Wapres Kalla harap Jumbara optimalkan kontribusi PMR
Baca juga: PMI Banten dorong kesadaran masyarakat berdonor darah

 

Pewarta: Ridwan Chaidir
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ada 600 titik semprot disinfektan massal per hari di DKI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar