counter

Discovery Hotel & Convention Ancol hadir dengan logo baru

Discovery Hotel & Convention Ancol hadir dengan logo baru

Peresmian logo baru Discovery Hotel & Convention Ancol di Jakarta, Jumat (11/1/2019). (ANTARA News/Yogi Rachman)

Jakarta (ANTARA News) - Ada yang baru dari Dicovery Hotel & Convention Ancol di awal tahun 2019 ini. Hotel yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol ini meresmikan logo baru.

Mengusung tema "Enviromental Friendly", logo baru ini mengambil karakter dari daun sirih yang sangat kental dengan nuansa Indonesia. Logo baru ini juga terlihat sederhana dengan penggunaan huruf "D" yang diambil dari inisial nama depan hotel.

"Logo baru ini kitta ambil karakter dari elemen tanaman, terutama jenis daun dan pohon. Kita mau buat konsep hotel ini ramah lingkungan. Daun yang diambil itu daun sirih sebagai karakter logo," ucap Nadia Damayanti selaku Corporate Asistant Marketing Communication Discovery Resort Ancol dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Pemilihan daun sirih sebagai inspirasi logo baru karena filosofi yang ada pada tanaman tersebut. Selain berfungsi obat, tanaman daun sirih hidup dengan merambat dan menumpang ke tanaman lain. Akan tetapi tanaman ini tidak mengambil sari dari tanaman induknya.

"Kita adaptasi filosofi itu ke konsumen. Kerukunan dan keragaman diantara dua hal ini yang menjadi pedoman. Kita dapat benefit dan pelanggan juga dapat benefit. Jadi tidak ada yang dirugikan. Masing-masing mendapat kepuasan," kata Willy Suderes General Manager Discovery Hotel & Convention Ancol.


Ramah lingkungan

Penggunaan logo baru yang terkesan lebih natural juga sejalan dengan kebijakan hotel yang mengusung konsep ramah lingkungan. Tamu yang datang ke Discovery Hotel & Resort Ancol akan disambut dengan rimbunan pepohonan yang membuat suasana terasa asri.

Ada sekitar 314 jenis pohon yang tumbuh di area hotel. Bahkan beberapa jenis diantaranya merupakan tanaman langka yang sudah sangat jarang ditemukan keberadaannya di alam.

Selain itu, kebijakan ramah lingkungan lainnya juga ada pada pembatasan penggunaan sedotan plastik bagi para tamu hotel yang memesan minuman di cafe atau resto yang berada di area hotel.

"Yang sudah jalan bulan ini. Kalau ada tamu order minuman, kota sudah tidak pakai sedotan plastik lagi. Kalau tamu perlu sedotan, kita sediakan yang terbuat dari bubur pinus atau dedaunan," ucap Willy.

Peresmian logo baru dan juga kebijakan hotel yang menerapkan konsep ramah lingkungan diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi para tamu yang akan datang berkunjung.

"Kita harapkan dengan logo baru ini bisa menciptakan pengalaman baru untuk setiap pengunjung agar penampilan lebih fresh untuk jaman sekarang," tutup Nadia.

Baca juga: Walau dikritik, izin pembangunan hotel berbintang di Yogyakarta lanjut

Baca juga: Patra Jasa gandeng perusahaan Saudi kelola hotel di Mekkah

Baca juga: "Instagrammable", kriteria baru pilih penginapan

 

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar