Tak Ada Penurunan Aktivitas Gunung Semeru

Surabaya (ANTARA News) - Gunung Api Semeru sampai saat ini tidak menunjukkan adanya penurunan aktivitas, sehingga status Semeru (3.676 mdpl) masih dinyatakan dalam status waspada. Bagi para pendaki, apabila berada di puncak agar selalu waspada terhadap semburan material jika terjadi letusan. Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Semeru di Gunung Sawur Candipuro Kabupaten Lumajang, Suparno saat dikonfirmasi dari Surabaya, Rabu, mengatakan, bagi penduduk yang bermukim di dekat Daerah Aliran Sungai (DAS) Besuk (sungai) Bang, Besuk Kembar, Besuk Kobokan dan Besuk Sat untuk selalu waspada terhadap bahaya banjir bila di puncak terjadi hujan. Menurut dia, dari pengamatan visual keadaan cuaca di Pos Gunung Sawur, suhu udara minimum 22-23 derajat celcius dan maksimum 24-26 derajat celcius. Hujan gerimis sampai sedang di Gunung Sawur terjadi tujuh kali. Angin tenang bertiup dari timur ke barat. Selain itu, cuaca juga kurang menguntungkan, karena terhalang kabut. Asap kawah/sulfatara teramati putih tipis, tekanan gas sedang-kuat, tinggi asap 25-27 meter di atas bibir kawah. Dari pengamatan seismik, telah terjadi letusan asap sebanyak 18 kali, warna asap putih kelabu, tekanan gas sedang-kuat, tinggi asap 300-600 meter di atas bibir kawah dan asap tertiup angin ke arah barat. Juga terjadi suara letusan terdengar dua kali, serta sinar api pada malam hari tidak terlihat. Sedangkan kubah atau lidah lava tidak teramati ada pertumbuhan. Semburan lava pijar juga tidak teramati. Awan panas guguran dan hujan abu di Pos Gunung Sawur tidak terjadi. Dari pengamatan kegempaan, terjadi letusan sebanyak 3.537 kali, vulkanik dalam tujuh kali, vulkanik dangkal delapan kali, tektonik jauh 39 kali, tremor harmonik 22 kali. Sementara dari Pos Pengamatan Gunungapi Arjuno Welirang Desa Sukorejo, Kecamatan Prigen, Pasuruan, dilaporkan bahwa aktivitas Gunung Arjuno Welirang (3339 mdpl) dalam status aktif normal. Ini dilihat dari cuaca pada pagi, siang, sore dan malam hari cerah. Hujan tidak terjadi sama sekali. Angin bertiup tenang, suhu udara berkisar 22 derajat celcius, maksimum 32 derajat celcius. Pengamatan visual, pagi hari tampak jelas, sedang sore dan malam tertutup kabut O-I sampai O-III. Asap sulfatara putih tipis, tekanan lemah, tinggi asap 15-30 meter. Pengamatan kegempaan/seismik, tektonik jauh 13 kali, tektonik lokal tiga kali, vulkanik A tiga kali, vulkanik B dua kali dan hembusan 40 kali. (*)

Editor: Bambang
COPYRIGHT © ANTARA 2007

Komentar