counter

Laporan dari London

Indonesia jadi "partner country" pameran wisata terbesar Austria

Indonesia jadi "partner country" pameran wisata terbesar Austria

Illustrasi: Pameran Pariwisata di Wina

Indonesia sebagai partner country FMW 2019 menunjukkan perhatian dan antusiasme kalangan dunia pariwisata Austria terhadap potensi wisata Indonesia
London (ANTARA News) - Indonesia menjadi partner country dalam Pameran Wisata tahunan terbesar di Austria, Ferien Messe Wien (FMW) 2019 mengalahkan sejumlah kandidat negara lain dalam upaya meningkatkan jumlah wisatawan dari Austria yang dilaksanakan di kota Wina, Austria dari tanggal 9-13 Januari 2019.

Dalam pameran pariwisata terbesar di kawasan Eropa bagian Timur, KBRI/PTRI Wina bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata mempromosikan Indonesia dengan mengangkat tema 10 Destinasi Bali Baru yang ditetapkan Presiden Joko Widodo, kata Pensosbud KBRI/PTRI Wina, Danurdoro KM Parnohadiningrat, kepada Antaranews London, Selasa.

Paviliun Indonesia menghadirkan 10 tour operator dan ASITA yang memasarkan berbagai produk wisata kepada pengunjung Indonesia dari Austria dan negara sekitarnya.

Pengusaha tour operator menyatakan kepuasannya memasarkan produk wisata Indonesia. "Tahun depan akan ikut lagi untuk promosi bersama di Stan Indonesia," ujar salah satu pengusaha tour operator Indonesia yang memasarkan destinasi baru.

Selama empat hari penyelenggaraanya, FMW telah menarik minat lebih dari 150.000 orang pengunjung yang berasal dari Austria dan berbagai negara sekitar seperti Slovenia, Slovakia, Hungaria, Polandia, dan Republik Ceko.

Kalangan dunia usaha pariwisata yang hadir mengisi Paviliun Indonesia menerima berbagai permintaan dari kalangan pengunjung. Permintaan yang paling umum adalah informasi mengenai berbagai objek wisata yang dapat dikunjungi di Indonesia.

Meskipun banyak di antara pengunjung mengenal Bali, banyak juga yang berkeinginan untuk menambah jalur wisatanya ke berbagai kota/kawasan lain seperti Yogyakarta, Pulau Komodo, Kepulauan Raja Ampat, dan Sulawesi.

Untuk menarik minat pengunjung, Paviliun Indonesia mementaskan berbagai kesenian tradisional Indonesia kepada pengunjung. Tarian tradisional dipentaskan di FMW 2019 seperti Tari Eksotik Kalimantan, Tari Legong Keraton, Tari Piring, Tari Lambang Sari, Kolintang, Tari Rantak, Tari Roro Ngigel, Tari Baris, Tari, dan Tari Merak.

Pengunjung juga diajak berdansa bersama dengan tarian Poco-Poco dan Gemu Famire dengan iringan Wisdut Band. Di panggung kuliner, Indonesia menampilkan berbagai kuliner khas seperti rendang, sate ayam, soto betawi, nasi goreng dan gado-gado.

Selain menyaksikan demo masak, pengunjung dapat menyicipi kuliner dengan tata cara makan ala orang Indonesia. Animo yang tinggi dari pengunjung FMW 2019 juga tampak dari penuhnya setiap sesi demo membatik, dibimbing seniman Batik Bayu Aria.

Pengunjung Paviliun Indonesia diajarkan dasar-dasar teknik membatik dengan menggunakan canting dan malam yang dipersiapkan khusus dari Indonesia. Pengunjung usia tua dan muda selalu mengantri di depan demo membatik. Sejumlah pengusaha Austria juga memesan sejumlah kain yang tengah dipamerkan kalangan pengusaha setempat.

Paviliun Indonesia juga memberikan berbagai hadiah undian kepada pengunjung beruntung berupa berbagai souvenir barang kerajinan Indonesia, dan hadiah utama berupa tiket PP Austria/Jakarta yang diserahkan Dubes RI Wina. Hadiah tiket dimenangkan pemuda dari Niederosterreich, Austria.

Duta Besar RI untuk Austria dan Slovenia, DR Darmansjah Djumala menyatakan terpilihnya Indonesia sebagai partner country FMW 2019 menunjukkan perhatian dan antusiasme kalangan dunia pariwisata Austria terhadap potensi wisata Indonesia.

Baca juga: Indonesia raih penghargaan "The Best Destination" di Belanda

Baca juga: Promosi pariwisata Indonesia dulang sukses di Norwegia




"Melalui FMW 2019 semakin banyak wisatawan Austria dan negara sekitarnya yang berkunjung ke destinasi baru Indonesia - 10 Bali Baru, di masa datang," katanya.*

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Destinasi wisata akhir pekan yang mengedukasi

Komentar