counter

Startup kendaraan otonom Zoox rekrut eksekutif Intel jadi CEO

Startup kendaraan otonom Zoox rekrut eksekutif Intel jadi CEO

Aicha Evans bersama CTO Zoox Jesse Levinson. (Zoox)

Jakarta (ANTARA News) - Startup kendaraan otonom Zoox Inc. telah menunjuk eksekutif veteran Intel Corp, Aicha Evans, sebagai CEO baru untuk menggantikan pendirinya yang terguling ketika perusahaan mendapatkan suntikan modal dari investor.

"Zoox senang menyambut Aicha Evans sebagai CEO baru Zoox," tulis Zoox dalam pernyataannya di Instagram, dikutip Selasa pagi, dua jam setelah pesan itu diunggah.

 Evans adalah chief strategy officer di Intel yang menghabiskan 12 tahun terakhir dalam berbagai peran, termasuk sebagai kepala kelompok komunikasi dan perangkat yang mengawasi upaya perusahaan untuk menjual chip untuk ponsel.

Pada 2017, Evans bertanggung jawab atas strategi jangka panjang perusahaan Intel, termasuk mendorong kendaraan otonom, setelah dia hampir pergi di tengah perubahan manajemen lainnya.

Dia akan memulai peran barunya di Zoox pada 26 Februari. Peran ini membuat Evans, yang lahir di Senegal dan dibesarkan di Paris, menjadi salah satu wanita kulit hitam paling terkenal yang menjalankan perusahaan teknologi Silicon Valley, tulis Wall Street Journal.

Ia menggantikan Tim Kentley-Klay, salah satu pendiri yang dicopot sebagai CEO oleh dewan Zoox Agustus lalu setelah perusahaan menyelesaikan putaran peningkatan modal 500 juta dolar sehingga perusahaan ini memiliki valuasi  3,2 miliar dolar.

Pada saat pemecatannya, Kentley-Klay mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dewan tiba-tiba memecatnya dan “memilih jalur ketakutan, mengoptimalkan sedikit uang di tangan dengan mengorbankan kemajuan mendalam bagi alam semesta.”

Kentley-Klay, seorang desainer Australia, ikut mendirikan perusahaan pada tahun 2014 dengan Jesse Levinson, yang telah membuat nama untuk dirinya sendiri dalam pengembangan mobil self-driving di Universitas Stanford.

Zoox, dengan sekitar 700 karyawan, bertaruh bisa mengembangkan perangkat lunak self-driving dan kendaraan listrik yang sama sekali baru untuk layanan taksi robot.

Visi Zoox adalah untuk menciptakan kendaraan dengan interior yang terlihat seperti lounge, untuk bepergian di dalam area perkotaan. Kendaraan itu bisa dipanggil pelanggannya menggunakan smartphone.

Evans mengatakan bahwa dia tertarik dengan fokus Zoox pada layanan perkotaan dan pendekatannya untuk membangun kendaraan daripada memperbaiki mobil yang dibuat untuk pengemudi menjadi kendaraan tanpa pengemudi.

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar