counter

Deteksi dini kanker serviks, tes IVA digencarkan di Kota Padang

Deteksi dini kanker serviks, tes IVA digencarkan di Kota Padang

Tinjau Pemeriksaan IVA Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyalami warga saat meninjau pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam asetat (IVA) di Pasar Lubuk Buaya, Padang, Sumatera Barat, Kamis (1/12/2016). Sebanyak 200 pedagang dan pengunjung pasar itu mengikuti IVA test dalam rangka menekan jumlah penderita kanker serviks Indonesia yang diadakan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet kerja dipimpin Ibu Negara Iriana Jokowi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Kanker serviks adalah penyebab kematian bagi kaum wanita yang kedua terbanyak selain kanker payudara di Indonesia
Padang,  (ANTARA News) - Pemerintah Kota Padang menggencarkan pelaksanaan tes inspeksi visual asam asetat (IVA) sebagai sarana deteksi dini kanker serviks bagi kaum ibu dan pasangan usia subur pada 2019.

"Padang terpilih mewakili Sumbar pada penilaian tes IVA tingkat nasional karena jadi yang terbaik di tingkat kabupatend an kota se-Sumbar dalam capaian pemeriksaan IVA tertinggi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani di Padang, Rabu.

Menurut dia, saat ini pihaknya tengah gencar mengajak kaum ibu dan pasangan usia subur untuk melakukan tes IVA, karena selain program pemerintah, juga langkah efektif mendeteksi dan mencegah timbulnya penyakit kanker leher rahim.

"Kanker serviks adalah penyebab kematian bagi kaum wanita yang kedua terbanyak selain kanker payudara di Indonesia. Karena itu, kaum ibu dan pasangan usia subur penting melakukan IVA sebagai upaya deteksi dini mencegah kanker serviks," kata dia.

Ia mengajak kaum ibu usia produktif untuk dapat melakukan pemeriksaan secara gratis dan di Kota Padang dapat dilakukan di ?Puskesmas Padang Pasir dan Puskesmas Nanggalo.

IIa menjelaskan diantara faktor-faktor penyebab terjangkitnya kanker serviks karena berhubungan badan gonta-ganti pasangan, merokok atau perokok pasif, faktor keturunan serta lainnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Padang, Harneli Mahyeldi, mengimbau seluruh kaum ibu dan pasangan usia subur di Kota Padang yang berusia 30-50 tahun untuk segera melakukan IVA tes.

"Sebagai mitra Pemkot Padang, Alhamdulillah kami telah melakukan berbagai upaya termasuk menyosialisasikannya ke setiap kecamatan dan kelurahan termasuk media massa," kata dia.

Menurutnya jika terdeteksi sejak dini, penyakit itu bisa disembuhkan tapi kalau tidak melakukan pemeriksaan dan kemudian terjangkit apalagi stadium 3 dan 4 akan sulit menanganinya.

Lebih lanjut istri Wali Kota Padang itu menyampaikan selain gratis tes IVA berlangsung secara cepat dan pemeriksa pun bisa mengetahui hasilnya.

" Kami juga meminta kesadaran para suami untuk memberikan penyadaran bagi istrinya untuk melakukan tes IVA," kata dia.

Baca juga: Ibu Negara tinjau IVA Test di Sumbar

Baca juga: Masyarakat didorong tes IVA cegah kanker rahim

Baca juga: Pentingnya deteksi dini tumor dan kanker payudara

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar