counter

Metropolitan

DKI anggarkan Rp2,3 triliun bangun dan renovasi sekolah

DKI anggarkan Rp2,3 triliun bangun dan renovasi sekolah

Pekerja melakukan perbaikan SDN 04 Cawang yang rusak di Kawasan Cawang, Jakarta, Rabu (18/10/2017). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan akan memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu program kerjanya, dengan pembenahan infrastruktur sekolah secara berkala dan akses pendidikan untuk semua anak melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Jakarta  (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp2,3 triliun untuk pembangunan 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru dan merenovasi total 137 sekolah.

"Total biaya pembangunan 10 SMK Negeri baru dan renovasi total 137 sekolah dianggarkan Rp2,3 triliun," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto, dalam pesan singkatnya yang diterima di Jakarta, Jumat.

Bowo mengatakan realisasi pembangunan 10 SMK Negeri baru di Tahun Anggaran 2019 ini, dikarenakan dari 590 SMK di DKI Jakarta, baru 63 unit yang merupakan milik pemerintah, sedangkan sisanya adalah milik swasta.

"Pembangunan 10 SMK Negeri baru ini sejalan dengan kegiatan strategis daerah dan program revitalisasi SMK di Ibu kota," ujarnya.

Pembangunan seluruh SMK tersebut, jelas Bowo, menggunakan skema single years. Artinya, proses pembangunan harus selesai tahun tersebut dan perpanjangan waktu sesuai dengan ketentuan.

"Mudah-mudahan paling lambat awal Mei mendatang sudah bisa tanda tangan kontrak," tuturnya. 

 Baca juga: Kemendikbud upayakan hapus sekolah favorit dengan zonasi
Baca juga: Mendikbud: SMK butuh 90 ribu guru
 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi terima kontingen World Skill Competition 2019

Komentar