Transcorps Pegang Hak Komersial Piala Thomas dan Uber 2008

Jakarta (ANTARA News) - TransCorps, perusahaan yang membawahi dua stasium televisi swasta nasional, Trans-TV dan Trans-7, memegang hak komersial penyelenggaraan putaran final Piala Thomas dan Uber di Jakarta pada Mei 2008, setelah menandatangani kontrak kerjasama dengan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI). Dalam penandatanganan kontrak yang dihadiri Datuk Punch Gunalan dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Sutiyoso di Balaikota Jakarta, Jumat, perusahaan tersebut membayar satu juta dolar (sekitar Rp9 miliar) untuk mendapatkan hak tersebut. "Salah satu kontrak yang ditandatangani hari ini adalah antara PB PBSI dengan Transcorps yang menyerahkan segala hak komersial penyelenggaraan kejuaraan Piala Thomas dan Uber," ujar Direktur Hubungan Luar Negeri PB PBSI, G. Sulistyanto, yang juga menjadi Ketua Panitia penyelenggaran kejuaraan yang akan digelar 11-18 Mei 2008 itu. Ishadi SK yang mewakili perusahaan tersebut mengatakan sangat berminat menjadi televisi penyelenggara kejuaraan yang untuk kedelapan kalinya digelar di Indonesia --setelah mengalahkan China dan Amerika Serikat dalam pengajuan diri sebagai tuan rumah-- karena menganggap bulutangkis adalah satu-satunya cabang olahraga yang masih bisa membesarkan nama bangsa dan negara di dunia internasional. "Apalagi, setelah kejuaraan itu berakhir Indonesia akan merayakan 100 tahun Kebangkitan Nasional (20 Mei 2008)," kata Ishadi. Sebelumnya, Trans-TV telah duakali memegang hak siar turnamen tersebut, pada 2002 saat turnamen dua tahunan itu digelar di Guangzhou China dan 2004 di Jakarta. Menurut penanggungjawab TV penyelenggara, Herti Purba, kedua stasiun televisi akan menggelar berbagai acara berkaitan dengan Piala Thomas dan Uber mulai November 2007. "Kita akan mulai November ini dengan sayembara lagu tema acara, lalu menggelar berbagai pertunjukkan setiap bulan hingga waktu penyelenggaraan tiba," katanya. Untuk pertandingan, ia berjanji akan menyiarkan secara langsung seluruh pertandingan yang menampilkan tim Indonesia sejak hari pertama kejuaraan digelar. Sehari sebelumnya, Sutiyoso telah mengukuhkan tim bayangan Piala Thomas dan Uber yang terdiri atas 30 pebulutangkis dari dalam dan luar Pelatnas Cipayung. Pada kesempatan tersebut, Sutiyoso mengatakan, ia menargetkan tim putra dapat merebut kembali Piala Thomas yang sejak 2004 dipegang China, sedangkan tim putri yang dua tahun lalu tidak lolos ke babak final, ditargetkan mencapai semifinal. (*)

Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2007

Komentar