counter

Metropolitan

PKS-Gerindra sepakat dua nama cawagub diserahkan ke Anies 11 Februari 2019

PKS-Gerindra sepakat dua nama cawagub diserahkan ke Anies 11 Februari 2019

Pimpinan DPW PKS DKI Jakarta dan pimpinan DPD Partai Gerindra DKI Jakarta selepas pertemuan di kantor DPW PKS DKI Jakarta, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Senin, yang membicarakan tentang tindak lanjut pengajuan calon wakil gubernur terkait dengan rencana pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). (Istimewa)

Jakarta (ANTARA News) - Pimpinan DPW PKS DKI Jakarta dan pimpinan DPD Partai Gerindra DKI Jakarta menyepakati dua nama calon wakil gubernur DKI Jakarta akan diserahkan pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 11 Februari 2019 mendatang.

Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, mengatakan kesepakatan tersebut terjadi di kantor DPW PKS DKI Jakarta, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Senin, yang mengagendakan pembahasan tindak lanjut pengajuan calon wakil gubernur terkait dengan rencana pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

"Target proses pengajuan dua nama calon wakil gubernur sangat diharapkan sudah dikirimkan kepada Gubernur DKI Jakarta pada hari Senin, tanggal 11 Februari 2019," kata Sakhir.

Selain itu, PKS dan Gerindra juga menyepakati bahwa proses pengajuan calon wakil gubernur dilaksanakan secepat-cepatnya dengan didahului dengan Fit and Proper Test.

"Fit and proper test akan dilaksanakan oleh tim panelis yang diajukan oleh Partai Gerindra dan PKS masing-masing dua orang," tutur Sakhir.

Adapun mengenai pertemuan pimpinan Partai Gerindra dan PKS DKI Jakarta dengan tim panelis direncanakan akan dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Januari 2019 pukul 10.00 hingga selesai di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat.

"Sementara waktu penyelenggaraan fit and proper test akan dilaksanakan secara fleksibel disesuaikan dengan kesediaan waktu tim panelis dengan tetap memperhatikan target waktu tersebut," jelas Sakhir.

Dalam keterangan tersebut, diketahui PKS mengirimkan dua orang panelis dari kalangan profesional yang akan membantu selama berlangsungnya proses fit and proper test cawagub DKI. Dua orang tersebut adalah Prof. Dr. Eko Prasojo (mantan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan Ubedillah Badrun, S.Pd, M.Si (dosen UNJ).

Sedangkan, Gerindra telah menunjuk dua nama untuk panelis, yaitu Prof. Dr. Siti Zuhro (Peneliti Senior  LIPI) dan Syarief (Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta).

Adapun yang hadir dalam pertemuan tersebut yaknk Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo, Ketua MPW PKS DKI Jakarta M. Arifin, Ketua DSW PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, Wakil Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoiruddin, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik, dan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarief.

PKS DKI Jakarta sendiri mencalonkan tiga nama sebagai cawagub yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Agung Yulianto, dan Ketua Dewan Syariah (DSW) DPW PKS DKI Abdurrahman Suhaimi dan diuji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Dari tiga nama itu, dua yang lolos uji kelayakan dan kepatutan, akan disodorkan ke Gubernur Anies Baswedan untuk selanjutnya dipilih DPRD DKI melalui mekanisme voting.

Ketiga cawagub tersebut juga dijadwalkan akan melakukan safari pada fraksi-fraksi yang ada di DPRD DKI Jakarta mulai Selasa (22/1) ke Fraksi Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) pukul 13.00 WIB.

Kemudian, pukul 15.00, ketiga cawagub akan dibawa menemui Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pada Rabu (23/1), fraksi yang akan ditemui ketiga cawagub yakni PDI-P, Gerindra, Hanura dan Golkar.

Di akhir Januari, Senin (28/1) pukul 13.00 WIB ke Fraksi Partai Nasdem kemudian pada pukul 15.00 WIB ke Fraksi PKB. 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fraksi PKS soroti peran "justice collaborator"

Komentar