counter

Metropolitan

BMKG serukan waspada gelombang laut tinggi Selasa

BMKG serukan waspada  gelombang laut tinggi Selasa

Nelayan tradisional melewati gelombang laut perairan Selat Malaka kawasan Ujong Blang, Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (19/1/2019). ANTARA FOTO/Rahmad/foc.

Jakarta (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga yang bepergian dengan transportasi laut untuk mewaspadai gelombang laut yang tinggi yang terjadi Selasa.

Data yang dihimpun dari laman resmi bmkg.go.id menyebut gelombang laut  bisa mencapai 1,25 meter hingga 2,50 meter diperkirakan akan terjadi di perairan utara Pangkal Pinang, Selat Gelasa, Selat Bangka bagian utara, Selat Bangka bagian selatan, dan perairan Kepulauan Seribu.

Gelombang laut dengan tinggi mencapai 2,5 meter hingga 4,0 meter diprediksi akan terjadi di Selat Karimata bagian selatan, Laut Jawa bagian barat, perairan utara Jawa Barat, perairan selatan Jawa Barat, Samudera Hindia selatan di wilayah Jawa Barat, perairan selatan Banten dan Samudera Hindia di selatan Banten.

Angin di utara Perairan Jawa bagian Barat umumnya bertiup dari barat hingga barat laut dengan kecepatan angin antara 10- 30 knot dan angin di selatan perairan Jawa bagian barat umumnya bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin antara 12-25 knot.

Warga yang akan bertolak dari pelabuhan seperti Tanjung Priok, Sunda Kelapa, Marunda, Kalibaru, Kali Adem dan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman diimbau untuk tetap waspada.

BMKG juga memperingatkan hujan ringan di seluruh wilayah Jakarta. Hujan ringan juga diperkirakan akan menyelimuti perairan utara Jawa Barat dan perairan selatan Banten

Prediksi tinggi gelombang laut dan kecepatan angin ini diperkirakan akan bertahan hingga pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Waspadai potensi hujan di Jakarta Selasa siang
Baca juga: Tinggi gelombang perairan Makassar hingga 4,0 meter

 

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG: Juli 2019 bulan terpanas dalam 100 tahun terakhir

Komentar