counter

Puluhan mahasiswa Australia riset gerakan menolak rokok di Ambon

Puluhan mahasiswa Australia riset gerakan menolak rokok di Ambon

Gerakan menolak rokok (ANTARA/Nyoman Budhiana)

Ambon  (ANTARA News) - Puluhan mahasiswa University Of Technology Sydney (UTS) Australia melakukan riset gerakan menolak rokok di kota Ambon. Maluku.

Riset gerakan menolak rokok yang dilakukan puluhan mahasiswa UTS itu merupakan upaya untuk menurunkan angka prevalensi perokok di kota Ambon, kata Dosen University Of Technology Sydney (UTS) Australia, Jessica Lea Dunn di Ambon, Rabu.

"Para mahasiswa melakukan riset di sejumlah lokasi di kota Ambon dalam berbagai bentuk seperti workshop, kunjungan ke sekolah dan puskesmas, serta proyek mural gerakan menolak rokok," katanya.

Menurut dia, riset yang dilakukan mahasiswa juga menghasilkan sejumlah masukan bagi Pemerintah Kota Ambon yakni tersedianya ruang terbuka dan transportasi umum yang bebas asap rokok.

"Pengamatan yang dilakukan menghasilkan masukan bagi Pemkot Ambon yakni bagaimana tersedianya ruang bebas rokok, serta angkot bebas asap rokok, mengingat dampak yang ditimbulkan dari rokok bagi perokok aktif maupun pasif," katanya.

Jessica menjelaskan, upaya yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk hubungan kerja sama Indonesia dan Australia.  

"Selain menjalin hubungan kerja sama yang terpenting juga karena komitmen yang tinggi dari kota Ambon untuk menurunkan angka prevelensi perokok di kota ini," ujarnya.

Pihaknya juga bekerja sama dengan organisasi Vital Strategies dan Pemkot Ambon untuk kampanye "Beta seng mau rokok".

Kampanye "Seng Mau Rokok" akan dikemas dalam bentuk festival yang akan dilaksanakan 21-26 Januari 2019, dan puncaknya adalah pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) "beta seng mau rokok".

Sementara itu perwakilan Vital Strategies, Ancha menyatakan, kota Ambon menjadi lokasi pelaksanaan kampanye karena Ambon memiliki komitmen yang tinggi menerapkan kawasan tanpa rokok dengan  melibatkan masyarakat.

"Yang terpenting juga adalah kehadiran para mahasiswa  dapat mempelajari budaya lokal dan bisa dibawa ke Sidney, Australia," tandasnya.

Rangkaian kegiatan kampanye bersamaan dengan festival, berupa workshop yang melibatkan komunitas fotografi, dengan mengajarkan teknik desain grafis, serta cara membuat poster dan brosur yang menarik.

 Pada puncak acara  akan dilaksanakan pencanangan  Germas "beta seng mau rokok" yang melibatkan seluruh masyarakat, dan dipusatkan di desa Rumah Tiga yakni dibawah Jembatan Merah Putih," kata Ancha.

Baca juga: Kampanye "Beta Seng Mau Rokok" digagas di Kota Ambon
Baca juga: Tidak dinaikkannya cukai rokok sebabkan defisit BPJS Kesehatan
 

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar