Bulu tangkis

Caroline Marin harus istirahat enam bulan akibat cedera lutut

Caroline Marin harus istirahat enam bulan akibat cedera lutut

Pebulu tangkis Spanyol Carolina Marin (kiri) terjatuh akibat cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan melawan pebulu tangkis India Saina Nehwal (kanan) dalam final tunggal putri Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019). Saina Nehwal menjadi juara setelah lawannya asal Spanyol Carolina Marin mundur akibat cedera pada skor 4-10 di set pertama. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.


Jakarta (ANTARA News) - Peraih medali emas bulu tangkis tunggal putri Olimpiade 2016 Carolina Marin harus istirahat selama enam bulan ke depan akibat cedera lutut yang dialami pada final Indonesia Terbuka di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1).

Pebulutangkis asal Spanyol berusia 25 tahun itu dengan berurai air mata terpaksa mengundurkan diri pada awal-awal set pertama saat menghadapi Saina Nehwal dari India.

Pada 2018, Marin menjadi pebulutangkis putri pertama Spanyol yang mampu meraih gelar juara di kejuaraan dunia. Selain itu, ia juga telah merebut empat gelar juara untuk kawasan Eropa.

"Saatnya untuk bersiap menghadapi perjuangan paling berat. Tapi saya sangat yakin kalau saya nanti akan kembali lebih kuat," kata Marin melalui akun Twitter seperti yang dikutip bbc.com.

Baca juga: Manajer Carolina Marin sebut masalah lutut atletnya
Baca juga: Marin cedera, gelar juara jatuh ke Saina Nehwal

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anthony Ginting raih juara Indonesia Masters

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar