counter

Bulu tangkis

Musica bidik pertahankan gelar Djarum Superliga Badminton

Musica bidik pertahankan gelar Djarum Superliga Badminton

Ketua Panitia Penyelenggara Djarum Superliga Badminton 2019 Achmad Budiharto (keempat kiri) memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (31/1/2019), bersama Ketua Dewan Pembina Djarum Foundation Yan Haryadi Susanto (kelima kiri), Wakil Ketua I PP PBSI Alex Tirta (kelima kanan), Manajer Tim Musica Efendy WIjaya (keempat kanan) bersama narasumber lain. (Tim Media Djarum Superliga Badminton)

Jakarta (ANTARA News) - Klub bulu tangkis Musica membidik pertahankan gelar juara dalam Djarum Superliga Badminton 2019 yang akan berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung pada 18-24 Februari, menyusul gelar yang diraihnya pada pertandingan beregu putra pada 2017.

"Kami menjadi klub yang meramaikan kejuaraan beregu dua tahunan ini. Kami mencoba sebaik mungkin dalam pertandingan nanti karena persaingan setiap kejuaraan selalu ketat," kata Manajer Tim Musica Efendy Wijaya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Efendy mengakui Musica bukan murni klub bulu tangkis yang melakukan pembinaan atlet-atlet bulu tangkis meskipun telah merebut gelar juara pada Djarum Superliga 2015 dan Djarum Superliga 2017. "Kami selalu meramaikan kejuaraan itu dengan membawa atlet-atlet peringkat atas dunia seperti Lee Chong Wei, Lee Yong Dae, ataupun Chou Tien Chen," katanya.

Namun, atlet-atlet unggulan dunia seperti Lee Chong Wei ataupun Chou Tien Chen tidak dapat mengikuti kejuaraan beregu berhadiah total Rp4,25 miliar itu karena sakit dan cedera. "Tapi, kami masih bisa mendatangkan Lee Yong Dae dan Kim Sa Rang dari Korea, Sai Praneeth dari India, serta Vladimir Ivanov dari Rusia," kata Efendy.

Selain tiga pemain luar negeri itu, tim Musica juga akan menurunkan pemain-pemain unggulan Indonesia seperti dua pemain tunggal putra andalan pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Kemudian, Firman Abdul Kholik, Chico Aura Dwiwardoyo, Fajar Alfian, Hardianto, Ade Yusuf Santoso, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira.

Tim Musica juga akan dikawal para pelatih yang juga mantan pebulu tangkis unggulan Indonesia seperti Hariyanto Arbi, Hendry Saputra, Eddy Hartono, seta Tri Kusharjanto.

Dalam kejuaraan beregu yang menggunakan format pertandingan Piala Thomas-Uber itu, tim Musica akan memulai laga pada grup A dan akan menghadapi tiga tim lain yaitu Sports Affairs dari Malaysia, Daihatsu Astec dari Indonesia, serta Berkat Abadi dari Indonesia pada laga penyisihan.

Sementara, manajer tim Berkat Abadi Fran Kurniawan mengaku belum mampu menargetkan gelar juara dalam Djarum Superliga Badminton 2019 karena masih menimba pengalaman dari klub-klub besar lain.

"Kami juga mendatangkan pemain asing seperti Brice Leverdez dari Prancis pada tim putra dan Zheng Beiwen dari Amerika Serikat pada tim putri," kata Fran.

Meskipun tidak mematok target khusus pada 2019, Fran menyatakan optimismenya untuk merebut gelar juara pada Djarum Superliga 2021.

Wakil Ketua I PP PBSI Alex Tirta mengatakan kejuaraan Djarum Superliga Badmiton 2019 akan meningkatkan kesempatan para pemain nasional untuk bertanding dan menghadapi pemain-pemain peringkat atas dunia.

Panitia penyelenggara membatasi setiap tim yang akan menurunkan pemain asing. Pemain asing hanya boleh mengikuti maksimal tiga partai dalam setiap pertandingan dengan mekanisme satu pemain asing untuk partai tunggal dan dua pemain asing pada pertandingan beregu.

Baca juga: 13 klub perebutkan gelar Djarum Superliga Badminton 2019
 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berkat operasi pasar, bawang putih turun harga

Komentar