counter

Laporan dari London

Indonesia gencar promosi bisnis di Jerman

Indonesia gencar promosi bisnis di Jerman

Suasana kota Nurnberg, Jerman, di waktu malam (tourismus.nuernberg.de)

London (ANTARA News) - Konjen Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt gencar melakukan promosi dan memperkenalkan peluang bisnis di Indonesia kepada para pelaku usaha Jerman dalam rangka meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara.

Konsul Muda KJRI Frankfurt, Dimas Wisudawan kepada Antara London, Sabtu, mengatakan pada Kamis (31/1) pihaknya menyelenggarakan forum bisnis "Indonesian Network Gathering" di  gedung IHK (Industrie und Handelskammer/Kamar Dagang dan Industri) Nurnberg, Bavaria, Jerman.

Bavaria, katanya, dipilih sebagai tempat promosi karena merupakan negara bagian dengan ekonomi terbesar kedua di Jerman dan merupakan salah satu pusat industri teknologi maju.

Dalam sambutannya Konjen RI di Frankfurt Toferry Primanda Soetikno menyampaikan perkembangan ekonomi Indonesia terkini, terutama terkait fasilitas tax holiday bagi investor asing dan one single submission untuk memperlancar proses perizinan usaha di Indonesia.

Konjen RI mendorong pelaku usaha yang hadir untuk melihat peluang baru di Indonesia, meskipun terdapat tantangan bagi ekonomi Jerman sebagai dampak perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China serta terjadinya Brexit.

Hadir pada forum bisnis tersebut para pejabat Kadin Jerman dan pelaku usaha di Nurnberg dan sekitarnya seperti para importir bahan makanan organik, pengusaha "solar energy", percetakan, industri digital (pengembang virtual reality), jasa logistik, hingga produksi alumunium.

Dalam acara promosi tersebut disajikan pula kuliner Indonesia dari Restoran Borobudur yang bertempat di kota itu.

Menurut informasi KJRI Frankfurt , terdapat beberapa peluang kerja sama bisnis antara beberapa pelaku usaha yang hadir  di antaranya ketertarikan mereka yang bergerak di bidang industri digital untuk berinvestasi di Indonesia. Importir bahan makanan organik  juga berniat untuk membeli produk organik dari Indonesia dan pelaku usaha energi solar ingin mencari mitra bisnis di Indonesia.
 
Selain itu, ada masukan dari pelaku usaha yang telah memiliki pusat produksidi Indonesia terkait perbaikan tata kelola dalam perizinan pekerja asing.

Pada kesempatan kunjungan ke kota Nurnberg, Konjen RI Frankfurt  juga menyempatkan diri bertemu dengan CEO dan CFO perusahaan alat tulis terkemuka Faber Castell. Konjen menyampaikan peluang bisnis sejalan dengan tumbuhnya kelas menengah di Indonesia.

Selama Januari, KJRI Frankfurt mengadakan serangkaian promosi bisnis di Dusseldorf, Stuttgart, Saarland, Mannheim, dan Mainz, untuk menarik perusahaan menengah Jerman meningkatkan hubungan investasi dan perdagangan dengan Indonesia.

Baca juga: Dolar kembali melemah, dipicu inflasi upah AS yang sangat rendah

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, saham Amazon anjlok

Baca juga: Harga emas merosot, aktivitas manufaktur AS meningkat

Baca juga: Harga minyak lanjutkan kenaikan, jumlah rig AS turun



 

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

11 Delegasi hadiri Soropadan Agro Expo

Komentar