Asap di lahan gambut Aceh Barat kembali terlihat

Asap di lahan gambut Aceh Barat kembali terlihat

Ilustrasi asap sisa kebakaran di lahan gambut (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

 Meulaboh, Aceh  (ANTARA News) - Asap yang diduga dari lokasi terbakarnya lahan gambut kering kembali ditemukan di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, padahal dalam dua hari terakhir hujan telah memadamkan titik api di lokasi itu.

"Tim sedang masuk ke lokasi yang kami dapat laporan diduga ada kebakaran, belum dapat dipastikan itu yang terbakar lahan baru atau sisa kemarin," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Darmawan, di Meulaboh, Sabtu.

Lokasi yang diduga menjadi titik terbakarnya lahan gambut tersebut masih terkosentrasi di wilayah perbatasan Desa Suak Raya dan Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan. Titik api belum membesar, namun masih berpotensi meluas jika hujan tidak mengguyur.

Di kawasan tersebut terdapat lahan gambut yang dipenuhi semak ilalang dan kayu ranting yang sudah kering.

Dari kondisi terbangan asap yang tidak begitu membesar, kemungkinan besar asap berasal dari sisa api kebakaran dua hari lalu, Kamis (31/1), tambahnya.

Pada peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dua hari lalu itu, tim gabungan TNI-Polri, BPBD serta berbagai unsur di daerah setempat berhasil memadamkan titik api, selain dengan sarana prasarana, pemadaman terbantu oleh guyuran hujan pada malam hari.

Pada karhutla sebelumnya sebaran titik api menghanguskan 6 sampai 7 hektare lahan gambut di perbatasan Desa Leuhan-Suak Raya serta Desa Lapang, atau tepatnya titik lokasi dapat ditemui di Jalan Berasok, Kecamatan Johan Pahlawan.

Hingga pukul 17.30 WIB, tim BPBD masih menyisir dugaan titik api yang belum nyata ditemukan muncul ke permukaan, karena hanya asap yang beterbangan dari rawa gambut yang kemungkinan besar titik api berada di permukaan bawah rawa gambut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Meulaboh - Nagan Raya menyampaikan sebagian besar wilayah barat selatan Provinsi Aceh berawan dan berpotensi terjadi hujan petir pada malam hari.

"Malam ini forecast hujan disertai petir untuk radius 10 kilometer dari pantai, sementara untuk wilayah pesisir berpotensi hujan lokal," kata prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Meulaboh - Nagan Raya, Angga Yudha.  


Baca juga: BMKG deteksi empat titik panas di Aceh
Baca juga: Kebakaran lahan gambut di Aceh sulit dikendalikan

Pewarta: Anwar
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Faktor penting penyebab kebakaran hutan dan lahan

Komentar