counter

Tenis

Wawrinka terjungkal di babak pertama Sofia Terbuka

Wawrinka terjungkal di babak pertama Sofia Terbuka

Marius Copil (@MariusCopil)

Senang memulai turnamen dengan kemenangan atas Wawrinka
Jakarta (ANTARA News) - Juara grand slam tiga kali Stan Wawrinka terjungkal pada rintangan pertama di turnamen Sofia Terbuka pada Senin (4/2) setelah menyerah dari petenis Rumania Marius Copil dengan skor 6-3 6-7 (5) 4-6.

Petenis Swiss yang turun peringkat menjadi 57 dunia itu mengakhiri set pertama dalam 23 menit setelah mematahkan Copil di game keenam, tetapi petenis Rumania itu menjadi semakin percaya diri saat pertandingan berlanjut dan meraih set kedua setelah tiebreak .

Copil yang berhasil mencapai babak final di turnamen yang sama tahun lalu, melakukan perlawanan keras dari baseline pada set ketiga sekaligus memastikan kemenangan pertama dalam karirnya atas Wawrinka yang berusia 33 tahun.

"Senang memulai turnamen dengan kemenangan atas Wawrinka," kata petenis peringkat 56 dunia Copil. "Saya membuat beberapa kesalahan di awal. Saya harus mengubah banyak hal, saya tahu saya harus tetap di pertandingan setelah kalah pada set pertama.

"Saya servis dengan baik hari ini," tambah petenis Rumania itu. "Servis selalu menjadi senjata utama saya."

Copil berikutnya akan menghadapi pemenang pertandingan putaran pertama antara unggulan keenam Fernando Verdasco dari Spanyol dan petenis kualifikasi Bulgaria Alexandar Lazarov, yang mengalahkan Luca Vanni 7-6 (6) 3-6 7-5 dari Italia pada hari Senin.

Unggulan teratas Karen Khachanov dari Rusia akan memulai laga di babak kedua melawan pemenang pertandingan antara petenis Uzbekistan Denis Istomin dan pembalap Italia Matteo Berrettini.

Sementara unggulan kedua asal Yunani Stefanos Tsitsipas, yang mencapai semifinal Australia Terbuka bulan lalu, akan bertanding melawan petenis Jerman Jan-Lennard Struff atau petenis Italia Stefano Travaglia.

Baca juga: Wawrinka dan Azarenka dapat "wildcard" AS Terbuka

Baca juga: Wawrinka kembali berlatih setelah cedera lutut

 

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar