counter

Menteri agama dorong rohaniawan Buddha berperan di media sosial

Menteri agama dorong rohaniawan Buddha berperan di media sosial

Menteri Agama, Lukman Saifuddin. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

... minta rohaniawan Buddha proaktif mengisi ruang publik terkait esensi ajaran agama Buddha. Saya bersyukur umat Buddha di Indonesia eksis dalam mengamalkan ajarannya seperti menjaga harkat martabat kemanusiaan...
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Agama, Lukman Saifuddin, mengajak rohaniawan Buddha semakin berperan seperti mengisi ruang-ruang publik dan media sosial dengan substansi ajaran agama. "Saya minta rohaniawan Buddha proaktif mengisi ruang publik terkait esensi ajaran agama Buddha. Saya bersyukur umat Buddha di Indonesia eksis dalam mengamalkan ajarannya seperti menjaga harkat martabat kemanusiaan," kata dia, di sela audiensi rohaniawan Buddha dan pengurus Majelis Buddhayana Indonesia, di Jakarta, Kamis.
   
Di ranah media sosial, dia juga mengajak partisipasi rohaniawan Buddha. Medsos juga menjadi kawasan yang perlu dimasuki oleh para agamawan. Media sosial saat ini, kata dia, dalam beberapa kasus justru diisi dengan konten pelampiasan emosi penggunanya.
   
"Tidak ada pilihan lain, kita harus mengisi ruang ruang publik," kata dia.
   
Pada lain kesempatan, dia sempat menyinggung soal perkembangan media sosial saat ini tidak bisa dihindari. Media sosial juga menjadi tempat belajar mengenai hal-hal baru, meski sesekali media sosial menyajikan konten negatif.
   
Akan tetapi, menurut dia jika media sosial digunakan untuk hal positif maka akan banyak manfaat daripada mudaratnya. "Saya banyak mendapatkan ilmu, informasi, teman dan sebagainya," kata alumnus Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, itu.
   
Ia juga tergolong sebagai seseorang yang aktif di medsos, terutama di jejaring sosial Twitter. Dari akun @lukmansaifuddin miliknya, dia kerap mempublikasikan soal cuitan pesan-pesan keagamaan, perdamaian, humanisme, hak asasi manusia dan lainnya. 

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri Agama mengenang KH Maimoen Zubair

Komentar