counter

Piala Indonesia

Lolos 16 besar, Persebaya ingin pemain tetap fokus

Lolos 16 besar, Persebaya ingin pemain tetap fokus

Suporter Persebaya Surabaya yang tergabung dalam Bonek Mania membentangkan spanduk besar berlogo timnya ketika mendukung Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Minggu (4/11/2018). Persebaya Surabaya kalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Tidak ada waktu untuk santai dan semuanya harus fokus di 16 besar
Surabaya (ANTARA News) - Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menginginkan pemainnya fokus menghadapi Persidago Gorontalo usai memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia 2019.

"Tidak ada waktu untuk santai dan semuanya harus fokus di 16 besar," ujarnya ditemui usai pertandingan Persebaya melawan Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu.

Di babak tersebut, "Bajul Ijo" akan bertandang terlebih dahulu di Gorontalo pada Selasa, 19 Februari, kemudian bermain di hadapan Bonek Mania untuk leg 2 pada Sabtu, 23 Februari.

Meski bukan tim Liga 1, namun Djanur, sapaan akrabnya, mengingatkan pemainnya tak meremehkan Persidago karena terbukti mampu mengandaskan Persipura Jayapura di babak 32 besar.

Terlebih Persebaya nantinya kemungkinan besar tak diperkuat sejumlah pemain andalannya karena berbagai alasan, salah satunya Irfan Jaya yang harus menunggui istrinya melahirkan di Sulawasi Selatan.

"Kendala kami juga 'recovery' yang terlalu berdekatan waktunya. Tapi apapun alasannya semua pemain harus siap bermain dan membawa hasil maksimal agar lolos ke perempat final," kata eks pelatih Persib Bandung tersebut.

Persebaya memastikan diri lolos usai mencukur Persinga Ngawi dengan skor 8-0 melalui empat gol dicetak Amildo Balde empat gol, dua gol Irfan Jaya, serta masing-masing satu gol Jalilov dan Rendy Irwan.

"Kemenangan yang patut disyukuri, tidak ada pemain cedera, dan yang paling penting bisa tampil menghibur di depan Bonek," katanya.

Di sisi lain, Pelatih Persinga Ngawi Fachmi Amiruddin mengucapkan selamat atas kemenangan Persebaya dan tak terlalu ambil pusing dengan skor akhir.

"Kami memang tanpa persiapan, bahkan lima hari terakhir tak berlatih. Kami ucapkan terima kasih ke seluruh pemain yang sudah mencurahkan tenaganya meski tanpa digaji. Mereka di sini hanya mengandalkan 'fee' pertandingan dan berharap potensinya dilirik pelatih lain," katanya.

Baca juga: Persebaya cukur Persinga Ngawi delapan gol tanpa balas

Baca juga: Tim muda Persebaya juara Piala Soeratin U-17

Baca juga: Osvaldo Haay perpanjang kontrak dengan persebaya

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

40 ribu tiket final Piala Presiden ludes

Komentar