counter

Debat Capres

Prabowo : PBB Kategorikan Pangan, Energi, Air Sebagai Tolok Ukur Keberhasilan Negara, Ini Penjelasannya

Prabowo : PBB Kategorikan Pangan, Energi, Air Sebagai Tolok Ukur Keberhasilan Negara, Ini Penjelasannya

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tiba untuk mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Jakarta (Antara/Jacx) - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, dalam Debat Capres 2019 Putaran Kedua di Jakarta, Minggu, sempat mengutip pernyataan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pasangan Sandiaga Salahudin Uno di Pemilihan Presiden 2019 itu menyebutkan, jika PBB mengkategorikan tiga masalah utama sebagai tolak ukur keberhasilan suatu negara. Tiga unsur tersebut ialah pemenuhan pangan, energi untuk rakyat, dan ketersediaan air.
Cek fakta: Generasi milenial ikut nonton bareng debat capres

Organisasi dunia tersebut menjelaskan, seperti dikutip dari www.un.org, bahwa air adalah kunci ketahanan pangan. Tanaman dan ternak membutuhkan air untuk tumbuh. Pertanian membutuhkan air dalam jumlah besar untuk irigasi dan kualitas yang baik untuk berbagai proses produksi. Sementara itu, lebih dari seperempat energi yang digunakan di seluruh dunia adalah input untuk produksi, distribusi, dan penggunaan makanan.

Hubungan air, energi, dan ketahanan pangan menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), sangat terkait satu sama lain, yang berarti bahwa tindakan di setiap area tertentu seringkali dapat memiliki efek di satu atau kedua area lainnya.

Negara-negara dapat sepakat bahwa semakin banyak penggunaan air, energi, dan lahan produsen makanan memiliki potensi besar untuk menghadapi masalah kerusakan lingkungan dan bahkan kelangkaan sumber daya.

Cek fakta: Prabowo: pola perkebunan kelapa sawit harus untungkan rakyat

Cek fakta: Prabowo nilai perlu adanya investigasi pelanggar lingkungan


Kendati demikian, dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), PBB menambahkan bahwa ada 14 agenda lainnya yang juga perlu diperhatikan negara-negara di dunia demi kemaslahatan hidup manusia serta terciptanya pembangunan berkelanjutan.

Sektor-sektor tersebut ialah pengentasan segala bentuk kemiskinan, kehidupan sehat dan sejahtera pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, industri inovasi dan infrastruktur, serta berkurangnya kesenjangan.

Selanjutnya, adalah terciptanya kota dan komunitas berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab, penanganan perubahan iklim, ekosistem laut, ekosistem daratan, perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Cek fakta: Prabowo tawarkan penegakan hukum atasi masalah lingkungan

Cek fakta: Prabowo: soal industri 4.0, kita masih belum bela petani sendiri















 

Pewarta: Tim Jacx
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini alasan Prabowo-Sandi tidak ingin mengambil gaji

Komentar