counter

Putera Mahkota Saudi mulai lawatan ke Asia di Pakistan

Putera Mahkota Saudi mulai lawatan ke Asia di Pakistan

Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman di sela-sela kunjungannya menghadiri KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, Jumat (30/11/2018). (Tim Media Wapres)

Islamabad (ANTARA News) - Putera Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman pada Ahad memulai lawatannya ke Asia Selatan dan China dengan disertai rombongan tingkat tinggi ke Pakistan.

Perdana Menteri Imran Khan dan Kepala Tentara Pakistan Qamar Javed Bajwa menyambut putera mahkota itu di karpet merah di bandar udara militer di Rawalpindi, dekat Islamabad, ibu kota Pakistan.

Sebagai bagian dari penyambutan bagi delegasi Saudi itu, Pakistan juga mengirim jet-jet tempur untuk mengawal pesawat yang membawa Pangeran Mohammad, yang dijadwalkan akan menandatangani perjanjian investasi sebanyak lebih 10 miliar dolar AS, demikian Reuters melaporkan.

Ia juga berencana mengunjungi Indonesia dan Malaysia selama lawatannya, tetapi ditunda, kata para pejabat Indonesia dan Malaysia.

Baca juga: Penangkapan pangeran dan pengusaha Saudi kian gencar

Baca juga: Putera Mahkota Saudi bantah Trump soal ketergantungan pada AS


Tak ada keterangan mengenai penundaan tersebut atau alternatif tanggal yang ditetapkan untuk lawatan itu. Namun, Putera Mahkota tersebut akan mengunjungi India.

"Kunjungan ini insya Allah akan memulai babak baru dalam hubungan Pakistan dan Arab Saudi," kata Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi kepada saluran TV negara PTV. "Kami akan memulai kemitraan ekonomi strategis."

Lawatan itu dipandang sebagai usaha Putera Mahkota untuk membangun kembali reputasinya setelah pembunuhan pengeritik Saudi dan wartawan Jamal Khashoggi, kata para pengamat. Banyak negara di Barat menyalahkan Pangeran Mohammad atas pembunuhan itu, yang memicu krisis politik terbesar di kerajaan ini untuk satu generasi. Ia membantah terlibat dalam perkara itu.

Redaktur: A. Buchori

 

Pewarta: Antara
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar