counter

Indonesia akan punya Satria Dewa Universe

Indonesia akan punya Satria Dewa Universe

Peluncuran teaser film “Gatotkaca” di Ballroom XXI Djakarta Teater, Kamis (21/2/2019) (Antaranews/Maria Cicilia Galuh)

Jakarta (ANTARA News) - Marvel Universe akan memiliki pesaing baru. Bukan dari Hollywood, tapi Indonesia, karena Satria Dewa Studio bersama Caravan Studio dan Magma Entertainment telah menyiapkan Jagad Satria Dewa (Satria Dewa Universe).

Jagad Satria Dewa akan meliputi movie universe, merchandise, mobile game, komik, website, on-ground activation, serial (TV/OTT) dan theme park untuk rencana ke depan.

Sebagai awalan, Jagad Satria Dewa akan merilis film “Satria Dewa: Gatotkaca”. Ini adalah film pertama dari keseluruhan rencana delapan film yang terdiri dari “Arjuna”, “Yudhistira”, “Bharatayuda”, “Bima”, “Nakula Sadewa”, “Srikandi” dan “Kurukshetra”.

“Kami ingin menggali lagi potensi budaya kita yang adiluhung ini sebagai inspirasi untuk dibangkitkan kembali dan disebarluaskan nilai-nilainya kepada generasi milenial Indonesia yang sudah memudar pengetahuannya terhadap khasanah budaya kita. Tokoh yang kami buat adalah tokoh masa lalu yang hadir di masa sekarang ini yang merupakan titisan sehingga anak muda akan mudah untuk relate dengannya,” ujar Rene Ishak selaku Executive Producer Satria Dewa Studio dalam peluncuran teaser “Gatotkaca” di Jakarta, Kamis.

Film “Gatotkaca” sendiri disutradarai oleh Charles Gozali. Menurutnya, peluncuran film “Gatotkaca” maupun Jagad Satria Dewa adalah waktu yang tepat. Sebab, sebelumnya juga ada film tentang superhero lokal.

“Film superhero Indonesia pasti ditunggu, jadi secara timing menurut kami sangat tepat. Bagaimana menghadirkan Gatotkaca yang sangat dekat dengan anak muda adalah tantangannya. Bagaimana mendatangkan Pandawa dan Kurawa di zaman ini dan kami telah melakukan berbagai riset,” kata Charles.

Namun, siapa yang akan bermain dalam film “Gatotkaca”, Charles belum mengumumkannya. Saat ini pihaknya masih melakukan berbagai audisi.

“Skenario masih digodok. Kita masih melakukan audisi secara gerilya baik lewat agensi ataupun pemain yang sudah punya nama. Sebab menemukan sosok Gatotkaca ini perlu seseorang yang berasal dari daerahnya, dia juga harus berwajah Indonesia. Tapi penonton sekarang suka yang look-nya bagus, kebanyakan yang look-nya bagus bukan Indonesia asli. Dia juga harus bisa melakukan beladiri,” jelas Charles.

Film “Gatotkaca” dijadwalkan tayang pada 20 Februari 2020. Namun akan ada berbagai rangkaian kegiatan untuk menuju peluncurannya.

Baca juga: Wiro Sableng resmi meramaikan server AOV Taiwan
Baca juga: Wiro Sableng, pahlawan lokal pertama di Arena of Valor


Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar