counter

SMP 1 Suwawa menjadi sekolah siaga kependudukan

SMP 1 Suwawa menjadi sekolah siaga kependudukan

Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sigit Priohutomo (kanan) berdialog dengan Duta GenRe dan Kader KB pada puncak peringatakan Hari Kontrasepsi Sedunia di Astana Japura, Kabupaten Cirebon, Sabtu (13/10). Salah upaya mengenalkan keluarga berencana pada sekolah adalah dengan membentuk sekolah siaga kependudukan yang memasukkan materi kb dan kependudukan dalam kurikulumnya. (Budi Santoso/B013)

Gorontalo (ANTARA News) - Wakil Bupati Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Mohamad Kilat Wartabone meresmikan SMP Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango menjadi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).

"Atas nama pemerintah daerah kami memberikan apresiasi kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Gorontalo yang telah bekerja sama dalam menetapkan sekolah ini menjadi SSK," ujarnya di Gorontalo, Senin.

Ia meminta kepada para tenaga pengajar disekolah, dengan ditetapkannya SMP 1 Suwawa sebagai SSK agar senantiasa memotivasi anak-anak didiknya dalam hal keluarga berencana.

Karena, menurutnya guru memiliki peran yang sangat besar untuk membina dan mempersiapkan anak didik dalam mengarungi kehidupan mereka yang sesungguhnya kelak ketika mereka dewasa.

"Kondisi ini harus diperkenalkan sejak dini agar mereka dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab, baik untuk dirinya sendiri maupun terhadap keluarganya dan orang lain," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Wabup Kilat Wartabone juga memberikan apresiasinya terhadap berbagai prestasi gemilang yang diraih oleh SMPN 1 Suwawa selama ini.

Kilat Wartabone juga meminta agar semua pihak di sekolah itu untuk dapat memberikan kontribusi terhadap negara, bangsa, dan rakyat, terutama kepada SMP 1 Suwawa.

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana ke dalam beberapa mata pelajaran sebagai pengayaan materi pembelajaran, di mana di dalamnya terdapat pojok kependudukan sebagai salah satu sumber belajar peserta didik sebagai upaya pembentukan generasi berencana, agar guru dan peserta didik dapat memahami isu kependudukan dan guru mampu mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam pembelajaran sesuai dengan Kurikulum 2013.

Baca juga: BKKBN: GenRe menyiapkan masa depan remaja Indonesia
Baca juga: Duta Genre berperan tekan pernikahan dini
Baca juga: Fauzan asal Riau jadi Duta Genre Nasional 2018

Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar