counter

Tips gelar pesta pernikahan berbujet minim

Tips gelar pesta pernikahan berbujet minim

Suasana Gading Wedding Fair di Summarecon Kelapa Gading Mall, Jakarta Utara, Rabu (27/2/2019). (ANTARA News/Astrid)

Jakarta (ANTARA) - Ingin menggelar pesta pernikahan impian tapi bujet pas-pasan? Tenang, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat pernikahan meriah meski berbiaya minim.

Berikut beberapa cara menghemat bujet pesta pernikahan yang dihimpun Antara dari gelaran Gading Wedding Fair di Summarecon Kelapa Gading Mall, Jakarta Utara, Rabu:

Waktu Pelaksanaan

Pilih tanggal pernikahan di hari kerja. Sore hari merupakan waktu yang paling tepat untuk menyelenggarakan sebuah acara pernikahan dengan bujet kecil.

“Kalau hari kerja sewa gedung biasanya lebih murah sih. Selisih Rp5 juta bahkan sampai Rp10 juta, kan lumayan,” kata Anggra (35), pemilik sanggar Anggra Septa Wedding.

Selain itu, menggelar resepsi sore bisa memangkas biaya katering karena ketika sore hari menu makanan yang disediakan akan lebih ringan dan terbatas.

“Kalau sore orang sudah pada makan siang tapi belum waktunya makan malam, jadi bisa lah seperti teh, kopi, crepes, pasta, atau kudapan,” tambahnya.

Lokasi

Pemilihan lokasi berkonsep alam disebut bisa menghemat bujet. Memilih konsep alam akan memerlukan bujet lebih sedikit daripada menyewa sebuah gedung.

“Kalau enggak mau di rumah ya paling side pool, museum, kebun, sama hutan pinus gitu,” saran Anggra.

Undangan

Untuk calon mempelai yang memiliki anggaran sedikit disarankan menyebar undangan kepada keluarga dan kerabat terdekat saja karena dinilai lebih hemat.

Selain itu untuk tamu yang sebaya, mempelai dapat memanfaatkan media sosial untuk mengirim undangan via online.

“Sekarang musimnya kasih undangan lewat sosmed, mungkin itu bisa jadi solusi. Jadi pas pesan desain buat undangan cetak, minta aja soft copynya terus diedit dikit jadi deh,” jelas Yuliet Cou (38), pemilik tempat percetakan undangan Maple Card di Jakarta.

Dekorasi

Dekorasi bisa menjadi faktor mahalnya biaya resepsi.

Mencontoh desain yang sudah pernah dipakai akan sedikit membantu ketika mempelai menggunakan jasa wedding organizer karena tidak memakai biaya tambahan untuk menyediakan alternatif.

"Kalau pakai konsep yang sudah pernah kan enggak perlu beli bahan lagi. Bisa juga pakai bunga kertas karena bunga asli mahal. Kalau enggak ya pakai produk lokal aja biar murah. Konsep yang warnanya senada juga bisa bikin hemat loh," jelas Rahma (25), pemilik Mitraseni Dekorasi.

Katering

Katering adalah bagian yang paling menghabiskan dana selain gedung dan dekorasi. Beberapa solusi seperti memakai jasa tukang masak rumahan, jasa pedagang makanan, dan memilih menu makanan yang umum akan menggunakan anggaran mengecil.

“Katering sehat seperti menu sayur vegan atau daging tapi yang umum bakal lebih murah daripada menu western. Undang saja pedagang bakso, mie ayam, siomay, batagor kan bisa juga,” kata Rahma.

Konsep finger food yang kini menjadi tren di masyarakat juga bisa jadi alternatif.

“Pakai saja model finger food, jadi sediain makanan yang simpel banget tapi banyak. Jajanan pasar misalnya,” tambahnya.

Pakaian

Tampil elegan adalah tujuan dari setiap mempelai dalam memilih pakaian yang digunakan pada saat resepsi pernikahan. Meski demikian, elegan tersebut bisa didapat dengan harga yang minim.

Selain menjahit sendiri dan menyewa pakaian karena harganya akan lebih murah dibandingkan dengan membeli, konsep klasik juga bisa menjadi terobosan baru.

“Lagi zaman pakai baju nikah bekas orang tua, kesan klasiknya dapat tuh kan sederhana simpel tapi bagus,” kata Anggra.

Foto

Memanfaatkan paket diskon dan promo studio yang baru buka akan cukup membantu meringankan anggaran menikah.

“Kalau pas pameran gini suka kasih diskon, lumayan bisa selisih 20-30 persen dari harga asli kan,” kata Dimas (28), seorang fotografer yang sedang mengikuti pameran Gading Wedding Fair.

Souvenir

Membuat souvenir sendiri atau DIY adalah satu cara yang pas untuk membuat pernikahan lebih berkesan, selain hemat.

“Tanaman hias yang kecil dan murah atau barang remeh seperti bolpoin sama cermin terus diolah sendiri kan bakal lebih bagus,” kata Yuliet.

Seragam

Berpenampilan seragam bagi keluarga dan kerabat dapat semakin memperindah suasana pernikahan. Namun tentu saja biaya yang dikeluarkan sangat banyak karena mempelai harus menyediakannya untuk banyak orang.

Konsep warna yang seragam dan bukan bahan yang seragam adalah cara ampuh untuk mengurangi biaya.

“Sebenarnya braidesmaid menghabiskan biaya kan banyak banget tuh. Minta aja beli sendiri, bahan enggak harus sama yang penting warnanya. Kan yang kelihatan difoto warnanya bukan bahannya,” jelas Anggra.

Makeup

Selain pakaian mempelai, makeup juga menjadi penunjang utama dalam menampilkan aura seorang pengantin. Memilih makeup yang minimalis bisa menjadi cara ampuh jika mempelai hanya mempunyai bajet yang sedikit.

“Sebenarnya makeup flawless simpel gitu hitungannya tetap mahal sih, tapi bakal lebih murah jika dibandingkan dengan tipe bold makeup,” tutup Anggra.

(Penulis: Peserta Susdape XIX/Astrid Faidlatul Habibah)
 

Pewarta: Peserta Susdape XIX/Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pesta pernikahan tradisional tetap jadi andalan

Komentar