3 provinsi ikut festival "Khanduri Laot" di Sabang

3 provinsi ikut festival "Khanduri Laot" di Sabang

TRADISI KENDURI LAUT DI ACEH Sejumlah nelayan mengikuti tradisi kenduri laut di Desa Ujong Drien, Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Jumat (26/10/2018). Kenduri laut merupakan salah satu tradisi dan budaya Aceh di wilayah pesisir yang dilaksanakan setiap tahun sekali sebagai bentuk rasa syukur kepada Maha Pencipta yang telah memberikan rezeki berupa hasil tangkapan ikan. (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)

Sabang (ANTARA News) - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Sabang, Faisal menyebutkan, tiga provinsi akan ikut berpartisipasi pada festival Khanduri Laot atau kenduri laut pada 28 hingga 31 Maret 2019 di Sabang, Provinsi Aceh.

"Persatuan kebudayaan laut dari tiga provinsi di luar Aceh sudah mengonfirmasi ikut serta dalam pegelaran tradisi masyarakat pesisir atau festival khanduri laot di Sabang," katanya di Sabang, Rabu.

Provinsi yang sudah mengonfirmasikan terdiri dari, Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Provinsi Riau, sebutnya pada rapat persiapan Festival khanduri loat yang dipimpin Wali Kota Sabang, Nazaruddin.

Pemerintah Kota Sabang menggelar festival khanduri laot dari, 28 hingga 31 Maret 2019 dan dimeriahkan oleh sejumlah rangkaian adat masyarakat pesisir lainnya.

Acara kenduri laut yang telah menjadi agenda tahunan di Sabang itu, mengangkat tema "Dari Sabang Untuk Indonesia".

Wali Kota Sabang, Nazaruddin mengatakan pergelaran festival khanduri laot merupakan ajang kearifan lokal yang telah menjadi agenda tahunan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.

"Event ini dipastikan akan berdampak pada kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara dan tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat Sabang," ujarnya.

Festival tersebut akan menampilkan sejumlah atraksi seni budaya masyarakat pesisir kepulauan di antaranya, atraksi adat melaut, lomba mancing tradisional, dan lomba kayuh perahu naga.

Kemudian, pentas pesona budaya, khanduri untuk anak yatim, dialog budaya dan silaturahmi Panglima Laot se-Aceh,  dan pameran produk kreativitas daerah pesisir.

"Rangkaian itu semua diharapkan dapat menarik minat kunjungan wisatawan ke Sabang. Karena selain menikmati pesona bahari, para wistawan juga disuguhkan penampilan budaya masyarakat pesisir," terangnya.

Baca juga: "Khanduri Laot" Adat Kesyukuran Nelayan Aceh
Baca juga: Wapres makan bersama nelayan dan anak yatim

 

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar