Puan ingatkan kader GenRe tularkan perilaku sehat

Puan ingatkan kader GenRe tularkan perilaku sehat

Menko PMK Puan Maharani didampingi Kepala BPOM Penny K Lukito berfoto bersama kader GenRe Kabupaten Klaten, usai acara Peringatan Hari Gizi Nasional di Klaten. Jumat (1/3/2019) (ANTARA/Budi Santoso)

Klaten, Jateng (ANTARA News) - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengingatkan generasi muda seperti kader generasi berencana (GenRe) untuk terus menularkan perilaku hidup sehat kepada yang lain.

"Ayo tularkan perilaku yang sehat kepada generasi muda untuk merencanakan masa depan lebih baik," katanya saat berdialog dengan kader GenRe saat Peringatan Hari Gizi Nasional di Klaten, Jateng, Jumat.

Saat berdialog dengan Tomi Suputro, Duta GenRe 2018, Puan mengaku bangga dengan tugas yang diemban para kader GenRe termasuk mensosialisasikan delapan fungsi keluarga dan mencegah perkawinan dini.

Puan berharap generasi muda fokus menyelesaikan pendidikannya dan jika usia sudah cukup dan mental siap, baru memikirkan pernikahan.

"Pernikahan dini karena belum siap secara fisik dan mental bisa memicu Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bayi yang tidak sehat dan hal negatif lain," kata Tomi, saat memjawab pertanyaan Puan.

Tomi juga menjelaskan melalui program GenRe, remaja belajar memahami dan mempraktikan perilaku hidup sehat dan berakhlak seperti mengisi kegiatan  positif, menghindari seks bebas, dan narkoba.

Pada acara itu Puan juga mengapresiasi Bargiyati, seorang kader posyandu yang sudah 18 tahun mengabdi dan Sri Sunarti seorang ibu penerima dana PKH yang punya usaha memasarkan cacing.

Bargiyati mengaku merasa dihargai karena sekarang sudah mendapat honor Rp300 ribu per bulan.

Posyandu yang dikelola juga mulai menangani orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dan berharap ke depan posyandu lain bisa ikut menangani ODGJ dengan bantuan pemerintah.

Ia juga mengucapkan terima kasih karena sudah ada dana makanan tambahan Rp4.000 per balita per bulan untuk meningkatkan asupan gizi.

Di akhir acara, Puan menegaskan bahwa kunjungan kerja ke Klaten juga ingin memastikan bantuan sosial bisa diterima tepat sasaran dan bermanfaat.

"Kita akan terus evaluasi sehingga manfaatnya lebih dirasakan masyarakat," katanya.

Acara di alun-alun Klaten itu diisi dengan kegiatan senam 5 (lima) kunci keamanan pangan, komunikasi informasi dan edukasi (KIE) keamanan pangan, serta sosialisasi program bantuan makanan tambahan bagi ibu hamil da anak-anak dua tahun ke atas.

Puan Maharani juga memberikan bantuan secara simbolis bagi 59.473 penerima program keluarga harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi 105.881 siswa SD/SMP/SMA.

Baca juga: Fauzan asal Riau jadi Duta Genre Nasional 2018
Baca juga: BKKBN: GenRe menyiapkan masa depan remaja Indonesia

Pewarta: Budi Santoso
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penonton nikmati tampilan Marion Jola dan Ikon di Gudfest 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar