counter

Piala AFF U-22

Hanif Sjabandi: Juara Piala AFF U-22 dicapai tidak mudah

Hanif Sjabandi: Juara Piala AFF U-22 dicapai tidak mudah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (keenam kiri) didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (keenam kanan) dan Sekda Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjanto (kiri) berfoto bersama pemain Timnas U-22 asal Jawa Timur dan offisial tim saat acara Penerimaan Secara Resmi Pemain AFF U-22 asal Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/3/2019). Pemberian penghargaan kepada empat pemain asal Jawa Timur, Rachmat Irianto, Dimas Drajad, Satria Tama, Hanif Sjahbandi serta tiga offisial tim tersebut merupakan bentuk apresiasi atas prestasi mereka menjuarai Piala AFF U-22 di Kamboja. ANTARA FOTO/Moch Asim/aww.

Tidak mudah mendapat juara karena banyak halangan dan rintangan. Alhamdulillah ini rejeki dari Allah SWT yang memberikan juara
Surabaya (ANTARA) - Pemain Timnas U-22, Hanif Sjahbandi, mengakui prestasi tim yang berhasil menjuarai turnamen Piala AFF U-22 dicapai dengan cara tidak mudah.

"Tidak mudah mendapat juara karena banyak halangan dan rintangan. Alhamdulillah ini rejeki dari Allah SWT yang memberikan juara," ujarnya di sela sambutan mewakili pemain lainnya di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat malam.

Timnas U-22 meraih gelar juara Piala AFF U-22 setelah menundukkan tim Thailand 2-1 pada laga final di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) malam.

Dua gol dari Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Ardiles Haay mengantar Indonesia mengubur keunggulan yang sempat dimiliki Thailand melalui Saringkan Promsupa.

Menurut dia, prestasi yang diraih tidak lepas dari doa dan dukungan warga Indonesia serta suporter yang tersebar di seluruh Indonesia, maupun di luar negeri.

"Prestasi ini tidak akan bisa kami raih sendiri tanpa dukungan dan doa suporter," ucap gelandang asal Arema FC tersebut.

Target berikutnya, kata dia, yakni lolos dari babak kualifikasi Piala U-23 Asia 2020 serta harapan meraih medali emas SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina.

"Kami sudah harus berkumpul untuk kembali berlatih. Doakan kami agar sukses dan mengantarkan Indonesia meraih hasil terbaik sesuai harapan," kata pemain kelahiran 7 Aprill 1997 tersebut.

Sementara itu, para pemain timnas U-22 akan berkumpul untuk menjalani pemusatan latihan mulai 4 Maret 2019 di Jakarta.

Anak-anak asuh pelatih Indra Sjafri itu berada di Jakarta selama 10 hari dan setelah itu melanjutkan TC di Bali sampai berangkat ke Vietnam yang merupakan lokasi kualifikasi.

Skuat Garuda Muda U-22 Indonesia berada di Grup K kualifikasi Piala U-23 Asia 2020 bersama Thailand, Brunei Darussalam dan tuan rumah Vietnam.

Indonesia akan menghadapi Thailand di laga perdana pada 22 Maret 2019, dan PSSI menargetkan timnas U-22 lolos ke putaran final Piala U-23 Asia 2020 di Thailand.***3***

Baca juga: Pemain Timnas U-22 asal Jatim diberi bonus Rp25 juta dari pemprov

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden berikan Timnas U-22 tambahan bonus Rp200 juta

Komentar