counter

Api yang membakar lahan gambut Nagan Raya 80 persen sudah dipadamkan

Api yang membakar lahan gambut Nagan Raya 80 persen sudah dipadamkan

Kebakaran lahan gambut juga terjadi di Pekanbaru, Riau, Senin (25/2/2019). Personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau terus berupaya melakukan pemadaman agar kebakaran lahan tidak semakin meluas. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Nagan Raya, Aceh (ANTARA) - Aparat TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah sudah 80 persen berhasil memadamkan api yang membakar lahan-lahan gambutdu Nagan Raya, kata Komandan Kodim 0116/ Nagan Raya Korem 012/ Teuku Umar Provinsi Aceh, Letkol Kav Nanak Yuliana.

"Personel gabungan melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran lahan, dan api sudah dapat dipadamkan kurang lebih 80 persen," katanya dalam siaran pers Kodim yang diterima Antara di Meulaboh, Minggu.

Namun, ia menambahkan, lahan-lahan gambut tersebut masih mengeluarkan asap.

Kebakaran dalam beberapa hari terakhir melanda lahan gambut seluas 4,7 hektare di Desa Gunong Reubo, Kecamatan Kuala, dan lahan gambut seluas lima hektare di wilayah administrasi Desa Kuala Tadu, Kecamatan Tadu Raya.

Sekitar 200 personel gabungan dari beberapa instansi terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran lahan-lahan gambut tersebut.

"Cara penanganan dengan pembuatan galian lubang atau parit dan pembersihan rumput dengan menggunakan alat berat Excavator/ beco. Untuk penanganan di lokasi kebakaran lahan sudah mencapai 100 persen tuntas," kata Letkol Kav Nanak Yuliana.

Dia mengatakan upaya pemadaman api dihentikan sementara, namun ada personel yang disiagakan di lokasi kebakaran lahan gambut untuk melakukan pemantauan sekaligus menjaga alat-alat berat yang berada di sana.

"Personel dari Yonif 116/GS sudah kembali kesatuan. Apabila nantinya masih ditemukan titik api, maka akan dilakukan pemadaman kembali," katanya.

Baca juga: Api hanguskan 10 hektare lahan gambut di Nagan Raya

Pewarta: Anwar
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lahan gambut di kawasan Wisata Pasir Padi terbakar

Komentar