counter

Longsor di Tembagapura-Papua tidak sebabkan korban jiwa

Longsor di Tembagapura-Papua tidak sebabkan korban jiwa

Pekerja Freeport Masih dirawat Lima pekerja PT Freeport Indonesia yang tertimbun longsor di Terowongan Big Gossan, bercengkrama saat masih dirawat di Rumah Sakit Tembagapura, Timika, Papua, Senin (20/5). Lima pekerja ini masih dirawat di Rumah Sakit Tembagapura dan kondisi mereka semakin membaik. (ANTARA FOTO/Spedy Paereng)

Tidak ada korban jiwa maupun aset perusahaan yang mengalami kerusakan. Semua sudah ditangani dan pada Sabtu (2/3) pukul 17.00 WIT akses jalan yang sempat ditutup material longsor sudah bisa dilalui
Timika, Papua (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mimika, Papua, AKBP Agung Marlianto mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden longsor yang terjadi di Mile 74 Distrik Tembagapura, dekat pabrik pengolahan biji tembaga dan emas PT Freeport Indonesia(PTFI).

"Tidak ada korban jiwa maupun aset perusahaan yang mengalami kerusakan. Semua sudah ditangani dan pada Sabtu (2/3) pukul 17.00 WIT akses jalan yang sempat ditutup material longsor sudah bisa dilalui," katanya, di Timika, Minggu.

Kapolres mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian tersebut pada Sabtu (2/3) petang atas laporan Kapolsek Tembagapura dan pihak Security Risk Manajemen (SRM) PTFI.

Longsor yang terjadi di dekat sarana vital PTFI tersebut akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Tembagapura dalam beberapa pekan terakhir.

"Kondisi di sana memang sangat rentan terjadi longsor karena curah hujan tinggi dan di sekeliling itu merupakan tebing batu yang setiap saat bisa saja terjadi longsor. Perusahaan sudah membuat langkah-langkah antisipasi seperti pembuatan teras sering untuk mencegah longsor dan pascalongsor, mereka sudah sangat tanggap," ujarnya.

Menurut Kapolres, penanganan berbagai kejadian seperti bencana longsor di kawasan pertambangan PTFI selama ini cepat teratasi mengingat perusahaan itu memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

"Kalau ada kejadian seperti in,i kita tidak bisa leluasa untuk masuk ke area perusahaan karena harus mendapat izin dari mereka. Perusahaan juga sudah secara mandiri bisa mengatasi kondisi yang terjadi. Terkecuali kalau ada korban jiwa kepolisian pasti terlibat untuk melakukan pendataan sekaligus mengevakuasi korban," ujarnya.

Pabrik pengolahan biji tembaga dan emas PTFI berada sekitar empat mile di sisi utara Kota Tembagapura.

Selain merupakan kawasan pabrik pengolahan biji tembaga dan emas, di lokasi itu juga terdapat fasilitas kereta gantung (tram) untuk mengangkut pekerja yang hendak menuju lokasi tambang terbuka Grasberg ataupun pekerja yang baru pulang kerja menuju tempat tinggal mereka di Mil 72 dan Tembagapura.


Baca juga: Longsor di MP 74 Tembagapura, karyawan PT Freeport diungsikan

Baca juga: 13 Orang Luka Terkena Longsor di Tembagapura

 

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

LMA Jayawijaya pertemukan tokoh adat dan warga pendatang

Komentar