Terbanyak pernikahan di pelaminan, "Tangerang Ngebesan" pecahkan rekor MURI

Terbanyak pernikahan di pelaminan, "Tangerang Ngebesan" pecahkan rekor MURI

Nikah Massal di Monas Sejumlah pasangan suami istri mengenakan busana daerah saat nikah massal bertema Wedding On The Street, Pelaminan Nusantara di Silang Timur Monas, Jakarta, Minggu (15/7). Nikah massal yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) tersebut diikuti sebanyak 349 pasangan dan memecahkan rekor MURI pelaminan terpanjang yaitu 325 meter. (ANTARA/Puspa Perwitasari)

Total ada sebanyak 612 pelaminan sehingga menjadi pernikahan massal dengan jumlah pelaminan terbanyak
Tangerang, Banten, (ANTARA) - Kegiatan "Tangerang Ngebesan" yang diikuti sebanyak 612 pasangan peserta isbat massal, mengantarkan nama Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, masuk dalam daftar Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk pernikahan dengan pelaminan terbanyak se-Indonesia.

"Total ada sebanyak 612 pelaminan sehingga menjadi pernikahan massal dengan jumlah pelaminan terbanyak," kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di Tangerang, Minggu.

"Tangerang Ngebesan" 2019 telah usai digelar dan 612 pasangan resmi menyandang status sebagai suami-istri yang sah diakui baik secara agama dan negara.

Prosesi resepsi pun diselenggarakan secara meriah, lengkap dengan tradisi palang pintu yang menjadi budaya masyarakat Betawi di Kota Tangerang ditambah hadirnya Wali Kota Tangerang, H. Arief R.

Wismansyah yang didaulat sebagai pengantar rombongan mempelai wanita dan Wakil Wali Kota setempat H. Sachrudin sebagai pendamping rombongan mempelai pria.

Senyum kebahagian tampak dari raut wajah ratusan pasang pengantin yang datang bersama sanak saudara lantaran status pernikahannya diakui oleh negara dan acara pernikahan yang digelar secara meriah.

Wali Kota berpesan agar para pengantin yang telah resmi menikah bisa menjaga keutuhan rumah tangga yang telah sekian lama dibina. "Dijaga yah keluarganya biar menjadi 'sakinah mawaddah warahmah'," katanya.

Arief menambahkan kegiatan "Tangerang Ngebesan" ini bertujuan untuk membantu masyarakat Kota Tangerang yang belum memiliki data administrasi resmi secara negara.

"Kalau belum ada surat nikah, pastinya akan sulit mengurus data kependudukan lainnya. Intinya Pemkot akan hadir untuk membantu masyarakat yang kesulitan baik administrasi maupun kependudukan," ujarnya.

Baca juga: Muri Catat Pernikahan Massal 4.851 Pasangan

Baca juga: Pernikahan Bertema Pemanfaatan Limbah Non-B3 Masuk Muri

Pewarta: Ridwan Chaidir
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nikah massal daring di Jember pecahkan rekor MURI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar