counter

AS-China bakal capai kesepakatan perdagangan sekitar 27 maret

AS-China bakal capai kesepakatan perdagangan sekitar 27 maret

Ilustrasi: perang dagang China lawan Amerika Serikat (AS). (youtube.com)

Sebagai bagian dari kesepakatan akan ada pembelian gas alam senilai 18 miliar dolar AS dari Cheniere Energy Inc yang berbasis di Houston
Washington (ANTARA)  - Presiden Amerika Serikat (AS)  Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping dapat mencapai kesepakatan perdagangan formal pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret, mengingat kemajuan dalam perundingan antara kedua negara, Wall Street Journal melaporkan pada Minggu (3/3).

Kedua negara telah saling memberlakukan tarif untuk barang-barang satu sama lain senilai ratusan miliar dolar AS, mengguncang pasar keuangan, mengganggu rantai pasokan manufaktur, dan menyusutkan ekspor pertanian AS.

China akan menurunkan tarif pada barang-barang buatan AS termasuk produk pertanian, bahan kimia, dan mobil, dengan imbalan pengurangan sanksi-sanksi dari Washington, kata Journal, mengutip orang-orang yang menjelaskan masalah tersebut di kedua pihak.

Sumber surat kabar itu memperingatkan bahwa rintangan-rintangan tetap ada, dan masing-masing pihak menghadapi kemungkinan perlawanan di dalam negeri bahwa persyaratan-persyaratannya terlalu menguntungkan bagi pihak lain.

Sebagai bagian dari kesepakatan akan ada pembelian gas alam senilai 18 miliar dolar AS dari Cheniere Energy Inc yang berbasis di Houston, kata laporan itu.

Cheniere menolak berkomentar tentang potensi kesepakatan pasokan LNG baru dengan China, kata seorang juru bicara. Pihaknya tahun lalu menandatangani kesepakatan 20 tahun untuk memasok gas alam ke perusahaan milik negara Chinese National Petroleum Corp (CNPC) dari terminal ekspor Louisiana hingga 2043.

Amerika Serikat sedang bekerja untuk menuntaskan perjanjian perdagangan terperinci dengan China yang akan mencakup komitmen struktural tertentu, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan kepada CNBC pada Kamis (28/2).

Pekan lalu, Trump mengatakan AS bisa menjauh dari kesepakatan perdagangan dengan China jika itu tidak cukup baik, bahkan ketika penasihat ekonominya memuji kemajuan "fantastis" menuju kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan dengan Beijing. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Rupiah awal pekan masih lanjutkan pelemahan, kata analis seharusnya menguat

Baca juga: Analis: IHSG cenderung menguat seiring pergerakan bursa saham Asia

 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TKN Jokowi-Amin: Ada strategi ala Trump untuk mendelegitimasi pemilu

Komentar