counter

Demokrat tidak akan toleransi kader salahgunakan narkoba

Demokrat tidak akan toleransi kader salahgunakan narkoba

Kadiv Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari bersama Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean di Jakarta, Senin malam. (ANTARA/Rangga Jingga)

Partai Demokrat menyesalkan peristiwa ini, kami sangat menyesal atas apa yang menimpa kader kami. Kami tegaskan Partai Demokrat dalam hal ini tetap di dalam posisinya, tidak akan memberikan toleransi dan kompromi terhadap siapapun yang menyalahgunaka
Jakarta (ANTARA) - DPP Partai Demokrat menyesalkan peristiwa yang menimpa kadernya Andi Arief serta menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kader yang menyalahgunakan narkoba. 

"Partai Demokrat menyesalkan peristiwa ini, kami sangat menyesal atas apa yang menimpa kader kami. Kami tegaskan Partai Demokrat dalam hal ini tetap di dalam posisinya, tidak akan memberikan toleransi dan kompromi terhadap siapapun yang menyalahgunakan narkoba," kata Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean dalam konferensi pers di DPP Demokrat, Jakarta, Senin malam. 

Ferdinand mengatakan Demokrat sangat dikagetkan atas peristiwa ini sebab sepengetahuan Demokrat, Andi Arief tidak pernah bermasalah dan bersinggungan dengan narkoba. 

"Sepengetahuan kami saudara Andi Arief tidak pernah bermasalah dan bersinggungan dengan narkoba dan saudara Andi Arief adalah kader partai yang cukup memberikan kontribusi dan dedikasi cukup besar kepada partai selama ini," kata Ferdinand. 

Dia menyampaikan Demokrat mengikuti perkembangan peristiwa yang menimpa Andi Arief. Demokrat sudah mendapatkan informasi dari kepolisian soal penangkapan Andi Arief. 

"Namun kami belum dapat informasi langsung dari saudara Andi Arief, jadi kami akan mendalami masalah yang dihadapi saudara Andi Arief selanjutnya," kata Ferdinand. 

Kadiv Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari yang hadir dalam konferensi pers itu mengatakan sebelum menggelar konferensi pers, dirinya dan Ferdinand sudah berkoordinasi dengan Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan serta beberapa petinggi partai soal kasus Andi Arief. 

Menurut Imelda saat ini Sekjen Demokrat Hinca masih berada di Sumatera Utara. 

Baca juga: Saat digerebek di kamar hotel AA sendirian, tidak dengan perempuan
Baca juga: Demokrat sebut kabar penangkapan Andi Arief seperti petir di siang bolong
Baca juga: Polisi: tes urine politisi AA mengandung metaphetamine

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPU tetapkan 55 calon terpilih anggota DPRD Provinsi Papua

Komentar