counter

Jembatan ambruk akibat banjir di Papua diperbaiki TNI bersama warga

Jembatan ambruk akibat banjir di Papua diperbaiki TNI bersama warga

Warga dan prajurit TNI dari Yonif 725/WRG bahu membahu membangun dan memperbaiki jembatan yang menghubungkan Kampung Woslay dan Kampung Wolay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua (FOTO ANTARA/HO-Dok. Yonif 725/WRG)

TNI hadir dan membantu masyarakat memperbaiki jembatan rusak yang menghubungkan antara Kampung Woslay dengan Kampung Wolay
Jayapura (ANTARA) - Prajurit TNI dari Yonif 725/WRG bersama warga memperbaiki jembatan antara Kampung Woslay dan Kampung Wolay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua yang ambruk karena banjir akibat curah hujan yang tinggi belakangan ini.

Perwira Seksi (Pasi) Teritorial (Ter) Yonif 725/WRG Letda (Inf) Sahabudin ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Selasa, menjelaskan guna memperbaiki infrastruktur di kampung perbatasan, pihaknya hadir dan membantu masyarakat memperbaiki jembatan rusak yang menghubungkan antara Kampung Woslay dengan Kampung Wolay.

"Bahan material untuk pembangunan jembatan tersebut adalah merupakan swadaya dari masyarakat kampung itu sendiri, namun dalam proses pengerjaannya dilaksanakan bersama-bersama oleh anggota Pos Kotis Yonif 725/WRG dengan warga Kampung Woslay dan Kampung Wolay," katanya.

Menurut dia, sejak musim penghujan melanda daerah tersebut beberapa hari terakhir ini, Kampung Woslay tidak dapat lagi diakses dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

"Hanya bisa diakses oleh pejalan kaki, sehingga aktivitas masyarakat yang hendak menjual hasil pertanian maupun anak-anak yang ingin bersekolah dari Kampung Wolay dan Kampung SP 1 menuju Kampung Woslay terhambat, karena jembatan penghubung ambruk akibat banjir," katanya.

Karena itu,  pihaknya mengajak para tokoh pemuda dan masyarakat serta warga untuk bersama-sama bergotong royong membangun kembali jembatan yang telah ambruk tersebut dengan harapan bisa digunakan kembali untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, sehingga saya berinisiatif untuk mengajak tokoh masyarakat dan warga untuk perduli dan mencari solusi agar jembatan tersebut dapat diperbaiki dan digunakan kembali oleh masyarakat pada umumnya seperti sebelumnya”, ujar Letnan Sahabudin.

Kepala Kampung Woslay, Jhonson (52) mengapresiasi inisiatif dari prajurit TNI tersebut, di mana sebelumnya mereka harus berjalan kaki di kampung tetangga.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah perduli dan bersedia membantu kami memperbaiki jembatan," katanya.

Baca juga: TNI bantu warga perbaiki jembatan di Senggi

Baca juga: TNI bersihkan pohon tumbang di Kawasan Sawitami, Keerom-Papua

Baca juga: Tujuh warga tertimpa atap rumah di Keerom Papua dievakuasi prajurit TNI

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Panglima TNI dan Kapolri rangkul tokoh lintas agama damaikan Papua

Komentar