Sepak Bola Nasional

Indra Sjafri antar pulang "sang juara" AFF U-22 asal Barito Putera

Indra Sjafri antar pulang "sang juara" AFF U-22 asal Barito Putera

Indra Sjafri. (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)

Banjarmasin (ANTARA) - Pelatih tim nasional Indra Sjafri mengantar langsung kepulangan dua pemain dan satu asisten pelatih asal klub sepakbola Barito putera. yang telah membawa Indonesia menjadi juara AFF U-22 tahun 2019 di Kamboja

Dua pemain Barito Putera yang diantar pulang Indra Sjafri itu adalah Muhammad Riyadi dan Raffi Syarahil, serta asisten pelatihnya di timnas U-22, Yunan Hilmi ke Banjarmasin, Kalsel, Kamis.

Kepulangan "sang juara" para pemain Timnas U-22 ini ke Banjarmasin disambut bak pahlawan hingga digelar acara khusus di Gedung Mahligai Pancasila, di Banjarmasin.

Bahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel langsung memberikan bonus bagi dua pemain Barito Putera yang bergabung di Timnas U-22 itu masing-masing Rp50 juta.

Bonus dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel atas jasa para pemain Timnas U-22 asal Barito Putera, klub kebanggaan warga Kalsel tersebut karena ikut mengharumkan nama bangsa ditingkat Asia Tenggara diserahkan Sekdaprov Kalsel H Haris Makkie.

Pelatih Indra Sjafri menyatakan, Kalsel merupakan daerah yang kedua mengundangnya usai membawa timnas U-22 menjuarai piala AFF di Kamboja.

"Sebelum kesini, saya diundang juga di tempat kelahiran Wali Kota Surabaya Ibu Risma, di Jawa Timur," tuturnya.

Menurut dia, piala AFF U22 ini adalah tropi keempat yang dipersembahkannya untuk Negera tercinta.

"Dan saya terimakasih kepada klub sepakbola Barito Putera yang membina pemain dengan baik, hingga dapat kita ambil di Timnas U-22," paparnya.

Dia pun berharap, akan banyak lagi pemain asal Kalsel ini yang bisa mengharumkan nama bangsa dikemudian harinya.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel Haris Makkie menyatakan, timnas U-22 telah menjadi kebanggaan bangsa karena telah mempersembahkan piala AFF 2019.

"Apalagi di dalam Timnas itu ada bagian pemainnya dari klub di daerah kita, ini kebanggan yang tinggi bagi kita," paparnya.

Dikatakan Haris, untuk pengembangan olahraga di daerah ini, khususnya sepakbola, Pemprov menghimbau kepada seluruh kabupaten/kota untuk membenahi stadion berstandar nasional.

"Kalau Pemprov kan juga mengupayakan hal itu, bahkan Stadion 17 Mei Banjarmasin direnovasi untuk menjadi stadion berstandar yang bisa menampung penonton lebih besar lagi," pungkasnya.

Baca juga: Indra Sjafri optimitis pemainnya tidak terlena dengan juara Piala AFF
Baca juga: Indra Sjafri coret pemain timnas U-23 setelah laga internal
Baca juga: Periodisasi puncak performa, mantra penakluk AFF U-22 ala Indra Sjafri

 

Pewarta: Sukarli
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bagi Indra Sjafri, uji coba bukan segalanya

Komentar