counter

Pemprov Babel bangun 500 hektare pertanian sorgum

Pemprov Babel bangun 500 hektare pertanian sorgum

Ilustrasi - Seorang petani mengairi tanaman Sorgum yang diuji cobakan pada lahan pasir di kawasan Pantai Baru, Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Minggu (22/4). Sorgum merupakan jenis tanaman serelia yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai daerah adaptasi yang luas serta sebagai bahan pangan alternatif pengganti gandum dan beras. (FOTO ANTARA/Sigid Kurniawan)

Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  menargetkan untuk membangun 500 hektare pertanian sorgum pada 2019  guna meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani di daerah itu.

"Saat ini pencetakan lahan pertanian sorgum sudah mulai dilakukan di enam kabupaten," kata Koordinator Tim Sorgum Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Babel Dedi Hartadi di Pangkalpinang, Jumat.

Ia menjelaskan seluas 500 hektare pertanian sorgum tersebut akan dibangun di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur dengan menggunakan APBD 2019 sebagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan minat petani mengembangkan komoditas tersebut.

"Saat ini lahan yang sudah dibangun dan ditanam seluas enam hektare," katanya.

Ia mengatakan saat ini total luas lahan pertanian sorgum yang sudah berproduksi 20 hektere dan telah panen sebanyak 80 ton tersebar di enam kabupaten.

"Produksi sorgum petani ini masih kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi," katanya.

Menurut dia pengembangan pertanian sorgum ini salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjadikan Babel sebagai daerah sentra sorgum, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah ini.

"Tanaman sorgum ini sangat menguntungkan petani, karena tidak hanya buahnya bisa dimanfaatkan tetapi juga batang tanaman bisa dijadikan pagan ternak dan lainnya," katanya.

Pewarta: Aprionis
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar