Bupati-Wabup Jayawijaya distribusikan rastra kepada warga dua distrik

Bupati-Wabup Jayawijaya distribusikan rastra kepada warga dua distrik

Bupati Jayawijaya Jhon Richard saat menyerahkan rastra kepada Kepala Distrik Pyramid dan dilanjutkan kepada kepala kampung untuk dibagi kepada warga, Jumat, (8/3). (ANTARA/Marius Frisson Yewun)

Wamena (ANTARA) - Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua dan Wakil Bupati (Wabup) Marthin Yogobi mengantar pendistribusian puluhan ton beras sejahtera (rastra) kepada warga dua distrik di wilayah itu, yakni Distrik Pyramid dan Asologaima.

"Hari ini kita bagi, jadi saudara wakil serahkan di Asologaima, saya serahkan di Pyramid. Rastra yang kita salurkan untuk jatah dua bulan. Masing-masing kampung menerima dua ton karena itu jatah dua bulan," kata Bupati Jayawijaya Jhon Richard di Distrik Pyramid, Kabupaten Jayawijaya, Jumat.

Bupati mengatakan, pendistribusian yang langsung dikawal ke distrik-distrik, merupakan upaya pemerintah untuk mencegah kebiasan lama penggelapan rastra di tengah jalan.

"Kita tidak mau kejadian tahun-tahun sebelumnya yang beras hilang di tengah jalan atau tidak sampai ke masyarakat terjadi lagi," katanya.

Bupati mengaku, belum menerima laporan resmi dari masyarakat terkait informasi yang beredar bahwa salah satu kepala distrik menggelapkan 11 ton beras rastra yang baru didistribusikan ke distrik pada minggu lalu.

"Kami sendiri sampai sekarang belum dapat laporan. Kalau memang ada yang bilang beras belum sampai, kami ingin tahu itu dari distrik mana, supaya kami akan cek kembali. Kalau memang itu terjadi, kami akan mengambil tindakan kepada oknum siapapun dia," katanya.

Sebelumnya saat kunjungan kerja ke Distrik Pyramid, warga mengharapkan pendistribusian rastra di masa kepemimpinan Jhon Richard Banua dan Marthin Yogobi berjalan lancar atau tidak lancar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Jumlah kampung di Distrik Asologaima adalah 12 sehingga jumlah rastra yang diterima adalah 24 ton, sementara untuk Distrik Pyramid jumlah kampung 11 sehingga rastra yang diterima adalah 22 ton.

Pewarta: Marius Frisson Yewun
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar