counter

Brimob Bojonegoro kerja bakti bersihkan rumah warga

Brimob Bojonegoro kerja bakti bersihkan rumah warga

Sejumlah anggota Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Bojonegoro, membersihkan jalan warga di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, yang baru surut dari banjir, Sabtu (9/3). (Suyanto/Istimewa)

Ada 30 paket sembako yang dibagikan, tapi kemudian dibagikan kepada seluruh warga yang ada di lingkungan setempat agar merata.
Bojonegoro (ANTARA) - Puluhan anggota Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Bojonegoro, Jawa Timur, membersihkan rumah warga di lingkungan Tempat Penimbunan Kayu (TPK) di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, yang baru saja terendam air genangan banjir akibat hujan lokal, Sabtu.

Komandan Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Bojonegoro Iptu I Gusti Putu Sumantri, yang memimpin kerja bakti di perumahan warga di desa setempat, juga membagikan 30 paket sembako kepada warga yang masing-masing paket berisi beras 5 kilogram, mie instan, dan makanan lainnya.

"Ada 30 paket sembako yang dibagikan, tapi kemudian dibagikan kepada seluruh warga yang ada di lingkungan setempat agar merata," ucap seorang anggota Brimob Yon C Pelopor Aiptu Suyanto menambahkan.

Ia menyebutkan ada 30 anggota Brimob 3 Yon C Pelopor yang terlibat dalam kerja bakti di lingkungan warga yang baru surut terendam air banjir termasuk personel Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Sukorejo, Kecamatan Kota.

Kerja bakti yang dilakukan mulai membersihkan jalanan, mushala, juga membantu warga mengangkat perabotan milik warga yang diungsikan ke tempatnya.

"Tidak ada warga yang sakit, meskipun pemukimannya baru saja dilanda banjir," ucap dia menjelaskan.

Seorang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro Budi Purnomo, menjelaskan di kawasan setempat ada sekitar 60 kepala keluarga (KK) dengan jumlah sekitar 200 jiwa yang rumahnya menempati tanah TPK.

Sebelum itu, perumahan warga di lingkungan TPK itu sempat terendam air banjir dengan ketinggian air rata-rata sekitar 1 meter, sejak Rabu (6/3).

Karena genangan banjir banjir mengepung pemukiman warga setempat, akhirnya sebagian warga terpaksa harus diungsikan Tim SAR gabungan dari Brimob, kepolisian resor (polres), juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Tim SAR gabungan yang dipimpin Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, dalam proses evakuasi memanfaatkan perahu karet dengan cara berjalan kaki, karena jalanan sekitar 1 kilometer ke pemukiman warga dengan kedalaman berkisar 1-1,5 meter dipenuhi balok kayu.

Sesuai kesepakatan dengan warga ada 10 warga terdiri dari orang tua, ibu hamil, warga sakit, anak-anak yang dievakuasi ke gedung Desa Sukorejo, Kecamatan Kota. Warga meminta proses evakuasi sebagian warga karena untuk keluar warga harus menerabas genangan banjir yang dipenuhi balok kayu jati dengan jarak sekitar 1 kilometer.

"Sejumlah petugas Brimob juga berjaga di gedung Desa Sukorejo, juga gedung Serbaguna lokasi para pengungsi selama banjir berlangsung," ucap Aiptu Suyanto. (*)


Baca juga: KBM kerahkan puluhan tenaga kerja amankan kayu

Baca juga: Pertamina pastikan pasokan BBM di kawasan Banjir Bojonegoro normal


 

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar