counter

Gandeng PMI, Arun Perta Gas gelar donor darah di Aceh

Gandeng PMI, Arun Perta Gas gelar donor darah di Aceh

Petugas Unit Donor Darah (UDD) menunjukkan mesin produksi Hemoglobin (HB) yang rusak di UDD Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Aceh Utara, DI Kota Lhokseumawe, Aceh, Senin (11/3/2019). Kerusakan dua unit komponen mesin HB Centrifuge portable dan Centrifuge Standing buatan Jerman seharga Rp250-Rp300 juta perunit itu mengakibatkan produksi HB terutama untuk kebutuhan pasien demam berdarah di Aceh Utara dan Lhokseumawe terhenti total. ANTARA FOTO/Rahmad/ama. (ANTARA FOTO/RAHMAD)

Kita kerahkan semua karyawan dan juga para rekanan bersama karyawannya untuk melakukan kegiatan donor darah ini, kami mengharapkan setidaknya dapat terkumpul sebanyak 180 kantong darah
Lhokseumawe, Aceh (ANTARA) - Dalam upaya membantu mencukupi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, PT Arun Perta Gas (PAG) Lhokseumawe, menggelar kegiatan donor darah bagi karyawan dan para rekanannya dengan menggandeng Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara.

Kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara tersebut, digelar di Main Office PT. PAG, Lhokseumawe, Selasa.

Kegiatan donor darah yang bertemakan “ Share Blood Share Life” tersebut, merupakan salah satu kepedulian sosial yang dilakukan oleh PAG untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah di dalam pengobatan dan kebutuhan medis lainnya, kata Vice President (VP) Production PT PAG, Tarmizi.

"Melalui kegiatan doronor darah ini, akan semakin tercipta sinergi antara perusahaan dan lingkungan dan masyarakat, serta semakin memupuk rasa kepedulian utuk sesama,” katanya.

Melalui kegiatan donor darah tersebut, pihaknya menargetkan dapat mengumpulkan setidaknya 180 kantong darah dengan berbagai golongan yang akan disumbangkan ke UTD PMI Aceh Utara untuk diberikan kepada yang membutuhkan.

"Kita kerahkan semua karyawan dan juga para rekanan bersama karyawannya untuk melakukan kegiatan donor darah ini, kami mengharapkan setidaknya dapat terkumpul sebanyak 180 kantong darah,” katanya.

Bersamaan dengan kegiatan donor darah, pada waktu yang sama juga digelar sosialisasi hidup sehat seperti bahaya narkotika, obat terlarang dan zat adiktif lainnya. Selain itu, juga dipaparkan tentang bahaya kanker dan tumor, baik kanker payudara, prostat dan lain sebagainya.

“ Kita juga menggelar sosialisasi hidup sehat dan memberikan pemahaman tentang berbagai jenis penyakit yang dapat terjadi tanpa disadari. Sehingga para karyawan lebih cepat mendeteksi dirinya terhadap sesuatu penyakit dan juga menjalani pola hidup sehat,” demikian Tarmizi.

Baca juga: PMI-BNN Lhokseumawe sosialisasi bahaya narkoba

Baca juga: PMI beri penghargaan 840 pendonor darah

Pewarta: Mukhlis
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar