Pelayanan gratis antar-OPD Surabaya mulai diintegrasikan

Pelayanan gratis antar-OPD Surabaya mulai diintegrasikan

Kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pelayanan kesehatan gratis yang digelar di Lapangan Tambak Asri XIII Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Rabu (13/3/2019).

Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan berbagai pelayanan gratis ini
Surabaya (ANTARA) - Kegiatan bakti sosial berupa penyediaan berbagai pelayanan gratis antarorganisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, saat ini mulai diintegrasikan.

"Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan berbagai pelayanan gratis ini," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan sambutan di acara baksos yang digelar di Lapangan Tambak Asri XIII Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Rabu.

Berbagai pelayanan gratis terintegrasi di antaranya pelayanan kesehatan gratis, pengurusan KTP elektronik, informasi ketenagakerjaan, media center, hingga fasilitas mobile perpustakaan.

Wali Kota Risma berpesan kepada Ketua RT dan RW apabila ada warganya yang sedang mengalami sakit, agar bisa diajak berobat ke kegiatan baksos.

Bahkan, ia menegaskan, akan menugaskan jajarannya untuk menjemput langsung ke rumah orang yang sakit itu jika kondisinya memang tidak memungkinkan untuk datang.

"Mungkin ada warga yang saat ini sakit dan tidak bisa datang ke sini, tolong disampaikan, kita akan jemput. Kalau perlu dirujuk perawatan ke rumah sakit, kita akan jemput dan antar," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, apabila ada ada anak putus sekolah agar didata dan disampaikan melalui kelurahan. Bahkan ia juga tak ingin jika ada lansia yang kondisinya tidak mampu sampai tidak bisa makan.

Untuk itu, ia mengimbau kepada ketua RT dan RW agar disampaikan jika ada warganya yang mengalami kondisi itu.

"Kalau ada warganya yang lansia, ataupun menderita sakit TBC atau kangker, itu sampaikan ke kita. Karena kita ada program permakanan tambahan, saya minta tolong disampaikan. Tolong disampaikan data itu saya tunggu," katanya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga melakukan tanya jawab langsung bersama warga. Warga yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan uneg-unegnya terkait berbagai permasalahan yang ada di wilayah masing-masing, baik itu masalah infrastuktur, kesehatan, sekolah, hingga administrasi pemerintahan.

"Saya akan catat masalah-masalah Pak RT dan RW, kalau bisa saya selesaikan hari ini, kita langsung selesaikan. Namun, kalau masalahnya tidak bisa diselesaikan langsung, nanti saya komunikasikan dengan dinas terkait," katanya.

Ketua RW 6 Tambak Asri Kelurahan Morokrembangan Surabaya M. Zainul Abidin menyampaikan kepada Risma terkait saluran air di wilayahnya yang kondisinya sering mampet, sehingga menyebabkan banjir.

Ia juga menyampaikan jika ada salah satu warganya yang sedang mengalami sakit, namun tidak memiliki biaya untuk berobat. "Ada warga kami yang sakit, beliau saat ini sakit namun tidak memiliki biaya untuk melaksanakan berobat. Kami juga di sini punya kelompok UKM yang sangat membutuhkan sentra UKM," ujarnya.

Berbeda dengan Ketua RW 9 Tambak Asri Kelurahan Morokrembangan, Sugianto. Ia menyampaikan jika banyak pemuda di wilayahnya yang menganggur imbas dari PHK perusahaan.

Ia berharap agar ada solusi dari Pemkot Surabaya bagi warganya yang saat ini menganggur.

"Tolong Bu Wali, warga saya yang saat ini menganggur agar bisa dicarikan solusi. Nanti kita data, kita sampaikan," ujarnya.

Usai mendengar uneg-uneg dari warga tersebut, Wali Kota Risma secara langsung memberi arahan kepada masing-masing kepala OPD terkait, agar segera mencarikan solusi dan menyelesaikan permasalahan warga tersebut.

Bahkan, Wali Kota Risma juga langsung memberi arahan kepada jajarannya agar warga yang kondisinya sakit, segera dijemput dan langsung dirujuk ke rumah sakit supaya mendapatkan pelayanan medis.

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Terkini COVID-19: 1.107 dari 8.882 kasus sembuh

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar