Presiden Jokowi ingin PIM Muara Baru jadi percontohan se-Indonesia

Presiden Jokowi ingin PIM Muara Baru jadi percontohan se-Indonesia

Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbelanja ikan di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta pada Rabu (13/3). (Desca Lidya Natalia)

..ini jadi pasar ikan modern ke depan untuk seluruh provinsi yakni sebagai contoh pembangunan di provinsi yang lain termasuk fasilitas di dalamnya
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo ingin menjadikan Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru menjadi pasar ikan percontohan di seluruh provinsi di Indonesia.

"Sebetulnya ini jadi pasar ikan modern ke depan untuk seluruh provinsi yakni sebagai contoh pembangunan di provinsi yang lain termasuk fasilitas di dalamnya," kata Presiden saat meninjau PIM Muara Baru Jakarta, Rabu.

Pasar Ikan Modern tersebut merupakan proyek milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dikelola oleh Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) dan dibangun dengan dana APBN 2018 sebesar Rp150 miliar.

"Saya membandingkan sebelum, sebelumnya ya, Ini kan pernah ke sini tidak? Saya bukan sekali, dua kali ke sini. Dulu yang jelas bau, sangat becek, tidak bisa pakai sepatu biasa kayak begini. Di dalam pasti tidak nyaman, sekarang bangunan yang termodern seperti ini," ungkap Presiden.

Bangunan berlantai tiga tersebut dibangun pada Februari 2018 oleh BUMN kontraktor PT PP (Persero) Tbk. PIM terdiri dari 894 kios basah (wet market) dan 155 kios kering (dry market).

"Fasilitas di sini sanitasi, semuanya mengambil standar internasional tapi ini yang paling penting mengubah budaya. Saya nanti meminta Bu Susi semua pedagang pasar pakai seragam. Biar kelihatan bersihnya," tambah Presiden.

Pasar tersebut memiliki 3 lantai, total bangunan adalah 20.442,93 meter persegi yang dibangun di atas lahan 4,15 hektare. Jumlah ikan yang diperjualbelikan rata-rata 400 ton perhari dengan omzet Rp10-12 miliar per hari.

"Ini perencanaan panjang. Kita kan meniru dari berbagai negara dan membuat gambarnya jadinya seperti ini," ungkap Presiden.

Presiden juga sempat membeli ikan yang dijajakan oleh para pedagang.

"Belanja banyak lah, kerang, udang, ikan dan semua ikan kita beli. Mungkin sebulan ini saya tidak makan apa-apa kecuali ikan dan kerang," tambah Presiden.

Harga ikan yang ditawarkan oleh para pedagang ikan pun menurut Presiden tidak mahal.

"Ndak, ndak, ndak mahal, nanti tanya ke pedagang lah," ungkap Presiden.

Di salah satu kios penjual ikan, Presiden membeli dua ekor ikan kakap merah dengan berat satu ekor sekitar 3 kilogram. Presiden memberikan uang sebanyak Rp500 ribu.

Fasilitas lain yang terdapat di PIM yakni cold storage, food court, ruang pengepakan, Instalasi Pengolahan Limbah (IPALI), klinik, ATM , ruang pertemuan dan masjid. PIM beroperasi mulai pukul 16.00 WIB hingga 00.00 WIB.

Konsumen dapat membeli berbagai jenis ikan seperti udang, cumi, gurita, sotong, tuna, tongkol, cakalang, bandeng, jambal dan banyak lainnya. Pembeli juga dapat meminta ikan segarnya untuk diolah langsung menjadi masakan untuk disantap di food court lantai 3.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan pejabat lainnya.

 

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden soroti 3 masalah pendidikan di Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar