counter

Indentifikasi Empat Jenazah Banjir Sentani dilakukan DVI Polda Papua

Indentifikasi Empat Jenazah Banjir Sentani dilakukan DVI Polda Papua

Suasana penyerahan sertifikat kematian dilakukan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal kepada pihak keluarga korban (ANTARA News Papua/Musa Abubar)

"Keempat jenazah teridentifikasi dengan sidik jari, ada yang ditemukan adanya kelainan gigi dan tanda-tanda medis lainnya sehingga dengan begitu tim DVI mengambil kesimpulan bahwa yang bersangkutan dialah jenazah yang dimaksud
Jayapura (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengidentifikasi empat korban jenazah banjir bandang Sentani dan menyerahkan ke keluarganya, Senin malam.

Kepala Bidang Dokkes Polda Papua, Kombes dr Ramon Aninam  mengatakan empat Jenazah yang sudah terindentifikasi dan malam ini diserahkan kepada keluarga.

Kempat jenazah yang sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga adalah jenazah dari Witin Lie alias Effendi.

Jenazah Kedua yang sudah terindifikasi lalu diserahkan ke keluarga yakni jenazah Mice Payokwa, Selanjutnya jenazah Santi Fankobel, dan Jenazah yang keempat yaitu jenazah Supardi Hasan.

"Keempat jenazah teridentifikasi dengan sidik jari, ada yang ditemukan adanya kelainan gigi dan tanda-tanda medis lainnya sehingga dengan begitu tim DVI mengambil kesimpulan bahwa yang bersangkutan dialah jenazah yang dimaksud," jelasnya.

Menurut dia, malam ini pihaknya tengah menyerahkan berkas-berkas administrasi berupa sertifikat kematian untuk keluarga.

Penyerahan sertifikat kematian dilakukan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal kepada pihak keluarga korban.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, jumlah jenazah yang sudah sampai ke RS Bhayangkara sebanyak 66 jenazah, yang sudah dikembalikan pada Minggu (17/3) kepada keluarga sebanyak 22 jenazah, dan Senin (18/3) malam, empat jenazah.
 

Pewarta: Musa Abubar
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mudahkan identifikasi, keempat jenazah dibawa ke RS Kramat Jati

Komentar