351 rumah di Sentani rusak berat akibat banjir bandang

351 rumah di Sentani rusak berat akibat banjir bandang

Sejumlah warga melihat rumah yang rusak akibat banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (17/3/2019). Berdasarkan data BNPB, banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3) tersebut mengakibatkan 42 tewas. ANTARA FOTO/Gusti Tanati/wpa/ama. (ANTARA FOTO/Gusti Tanati)

Tim gabungan TNI dan Polri, Basarnars, BNPB, dan pihak terkait masih terus bekera
Jayapura (ANTARA) - Sebanyak 351 rumah di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan rusak berat akibat banjir bandang yang terjadi pada Sabtu(16/3).

"Berdasarkan data atau laporan yang masuk, sebanyak 351 rumah rusak berat," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Papua, Selasa (19/3).

Selain itu, kata dia, sebanyak 211 rumah dilaporkan terendam air, empat jembatan rusak berat, empat jalan rusak berat dan delapan drainase rusak berat.

"Bangunan ibadah seperti gereja juga dilaporkan bahwa ada dua yang rusak berat dan satu masjid rusak berat juga," katanya.

Sementara bangunan sekolah, kata dia, tak luput dari bencana alam tersebut.

"Delapan bangunan sekolah rusak berat, 104 rumah toko rusak berat, satu pasar juga dilaporkan rusak dan lima unit roda empat terendam air serta 30 unit kendaraan roda dua juga terendam air," katanya.

Ia mengaku data tersebut tentatif dan bisa bertambah karena personil di lapangan masih terus bekerja mencari korban, sambil mendata kerusakan material akibat banjir.

"Tim gabungan TNI dan Polri, Basarnars, BNPB, dan pihak terkait masih terus bekerja," katanya.
***3***

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar